JAKARTA, BursaNusantara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan selama dua hari berturut-turut, menunjukkan optimisme pasar yang semakin meningkat. Pada penutupan perdagangan Kamis (6/3/2025), IHSG tercatat menguat 86,44 poin atau naik sebesar 1,32% ke level 6.617,84.
Pergerakan IHSG Hari Ini
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak stabil di zona hijau dengan mencatat level terendah di 6.573 dan level tertinggi di 6.667. Sentimen positif dari investor menjadi pendorong utama penguatan indeks ini.
Dari total 11 sektor yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sembilan sektor mengalami kenaikan signifikan. Sektor teknologi memimpin penguatan dengan lonjakan 5,47%, disusul sektor energi naik 2,68%, sektor kesehatan 2,34%, sektor barang baku 2,23%, serta sektor barang konsumer non-primer yang naik 1,99%.
Aktivitas Perdagangan Saham
Total volume perdagangan saham di BEI pada hari ini mencapai 15,70 miliar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp 12,17 triliun. Adapun sebanyak 410 saham mengalami kenaikan, 184 saham mengalami penurunan, sementara 201 saham stagnan.
Dari sisi transaksi asing, terjadi aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 37,09 miliar di seluruh pasar. Meski demikian, net sell asing ini menunjukkan angka yang semakin mengecil dibandingkan hari sebelumnya.
10 Saham Net Sell Terbesar Asing
Investor asing mencatat penjualan bersih pada beberapa saham utama. Berikut adalah daftar 10 saham dengan net sell terbesar oleh investor asing pada perdagangan hari ini:
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) – Rp 57,44 miliar
- GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) – Rp 33,9 miliar
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) – Rp 33,8 miliar
- PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) – Rp 33,51 miliar
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) – Rp 32,47 miliar
- PT Indosat Tbk (ISAT) – Rp 25,19 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Rp 20,22 miliar
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) – Rp 18,49 miliar
- PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) – Rp 18,35 miliar
- PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) – Rp 14,79 miliar
Prospek IHSG ke Depan
Analis pasar menilai penguatan IHSG masih memiliki potensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan, terutama dengan adanya optimisme terhadap sektor teknologi dan energi. Namun, investor tetap disarankan untuk mencermati pergerakan pasar global serta kebijakan ekonomi yang dapat mempengaruhi pergerakan indeks.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












