HeadlinePasarSaham

10 Saham Tembok IHSG 2025: PANI, BREN & BMRI Paling Besar

170
10 Saham Tembok IHSG 2025 PANI, BREN & BMRI Paling Besar
IHSG YTD turun 3,91% dengan kapitalisasi Rp11,786 triliun; 10 saham penekan, seperti BREN, BMRI, & PANI, mendominasi pasar 2025.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 3,91% secara year-to-date (YtD) sepanjang 2025, meskipun pada periode 17-21 Februari 2025 IHSG sempat naik 2,48% ke level 6.803,001.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai Rp11.786 triliun, menandakan besarnya nilai pasar yang masih signifikan. Namun, pelemahan IHSG di tahun ini terutama dibebani oleh koreksi saham sejumlah emiten big cap.

Data dan Statistik Pasar 2025

Kinerja Investor Asing

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan bahwa pada Jumat (21/2/2025) investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp705,15 miliar.

Secara agregat, sepanjang 2025, nilai jual bersih oleh investor asing mencapai Rp11,68 triliun. Angka tersebut menunjukkan adanya tekanan dari luar yang mempengaruhi pergerakan IHSG, meskipun pasar secara keseluruhan masih memiliki fundamental yang cukup kuat.

Faktor-faktor Penekan IHSG

Menurut analis pasar, pelemahan IHSG sepanjang 2025 disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk:

  • Tekanan dari Investor Asing: Nilai jual bersih yang tinggi oleh investor asing mencapai Rp11,68 triliun telah menekan indeks secara signifikan.
  • Koreksi Saham Big Cap: Saham-saham besar seperti BREN, BMRI, dan BBCA mengalami depresiasi yang cukup tajam, mengakibatkan dampak negatif terhadap pergerakan IHSG.
  • Fluktuasi Ekonomi Global: Ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar modal turut mempengaruhi sentimen, terutama di sektor-sektor strategis.

Pergerakan harga yang agresif dari saham-saham ini telah menciptakan tekanan besar pada indeks komposit, menandakan adanya sentimen negatif yang masih kuat di pasar modal.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version