Gaya HidupSeni & Hiburan

123456 Versi Baru: Budi Doremi Guyur Cinta Pakai Humor Receh

577
123456 Versi Baru Budi Doremi Guyur Cinta Pakai Humor Receh
Lagu “123456” versi baru Budi Doremi viral di TikTok dan trending YouTube berkat lirik receh yang menyentuh. Simpel, jenaka, tapi penuh makna tersembunyi.

Lagu Receh yang Diam-Diam Tajam

JAKARTA, BursaNusantara.com – Lagu “123456” versi terbaru dari Budi Doremi menyulut kehebohan di jagat maya bukan karena promosi masif, tapi karena resonansi emosional dari kejenakaan liriknya.

Dirilis di tengah stagnasi rilisan pop ringan Tanah Air, lagu ini justru meledak lewat jalur organik dan personal: senyum getir para pendengar.

Tanpa gimik visual atau kolaborasi spektakuler, Budi mengandalkan satu hal yang tak dimiliki algoritma ketulusan bercanda.

Dengan kata-kata yang terdengar iseng, lagu ini justru menyentuh sisi paling rawan dari pengalaman cinta generasi hari ini.

Tanpa sadar, pendengar dibuat tertawa karena liriknya, tapi terdiam karena isinya.

Humor Receh, Tapi Tak Ringan Makna

Secara struktural, lirik “123456” terkesan polos. Namun itulah pintu jebakan emosi yang dirancang Budi Doremi secara halus.

Kalimat “kamu bikin aku bingung, sayang” seolah hanya candaan biasa, padahal mengandung keruwetan relasi masa kini yang tidak pernah jelas arahnya.

Budi sengaja membalut luka dalam bahasa lucu agar terasa lebih mudah diterima, tanpa kehilangan kedalamannya.

Seperti ungkapan “aku bukan matematika, tapi kamu rumus yang bikin aku gagal paham”, ini bukan sekadar punchline, tapi potret kelelahan emosional generasi cinta instan.

Di tangan musisi lain, ini bisa terdengar klise. Tapi Budi menyampaikannya dengan cara yang justru terasa akrab, karena tak berusaha terdengar pintar.

Tanpa Kampanye, Netizen Jadi Mesin Promosi

Tidak ada label besar di balik peluncuran ulang lagu ini, namun video YouTube-nya menembus trending #6 hanya dalam beberapa jam.

Lebih dari 120.000 video TikTok menggunakan potongan lagu ini dalam 24 jam, mayoritas dalam format yang ringan dan kocak.

Namun di balik tawa-tawa itu, muncul narasi cinta yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan logika.

Beberapa netizen menulis komentar nyeleneh namun sarat makna, seperti “lagu ini tuh kayak mantan yang ngajak ketemu, padahal udah tahu bakal nyesek lagi.”

Viralitas yang lahir bukan dari manipulasi, tapi dari keterhubungan emosional, adalah bentuk promosi yang lebih langka dan murni.

Genre Baru: Receh Estetik Bukan Sekadar Gimik

Lewat kanal YouTube-nya, Budi menyebut karyanya sebagai bagian dari aliran “receh estetik”.

Ia tak sedang mencoba membuat aliran baru secara serius, tapi memperkenalkan pendekatan yang lebih jujur terhadap musik populer.

Receh estetik bukan berarti musik bodoh, melainkan musik yang tak berpretensi namun tetap menyimpan muatan emosional yang tajam.

Menurutnya, terlalu banyak lagu cinta yang mencoba jadi “dalam”, tapi justru kehilangan keintiman.

Budi ingin sebaliknya: sederhana, jenaka, tapi tetap masuk ke ruang rasa yang paling personal.

“Cinta itu gak harus rumit, kadang cukup dibikin nyengir aja dulu,” ungkapnya ringan.

Dari Lagu Ringan Menuju Ruang Renung

“123456” bukan sekadar soundtrack buat konten lucu, tapi juga bisa menjadi pengantar refleksi diam-diam di malam hari.

Banyak pendengar mengaku teringat percakapan lama, hubungan yang menggantung, atau momen tidak selesai.

Lagu ini seperti perbincangan iseng yang justru mengungkap hal-hal paling dalam tanpa niat menggurui.

Budi Doremi, lewat kesederhanaannya, menunjukkan bahwa humor bisa jadi medium paling jujur untuk bicara tentang patah hati.

Dan saat para musisi sibuk berbicara besar tentang cinta, ia memilih menghitung sampai enam lalu diam.

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version