Geser Kebawah
PasarSaham

4 Saham Big Banks Murah: Dividen Menggiurkan, Peluang Besar

128
×

4 Saham Big Banks Murah: Dividen Menggiurkan, Peluang Besar

Sebarkan artikel ini
4 saham big banks murah dividen menggiurkan peluang besar thumbnail
Saham-saham big banks BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI anjlok minggu ini, namun dividen tetap menarik. Simak alasan investor tetap optimis dan peluang cuan selengkapnya!

Jakarta, Bursa Nusantara official – Saham empat bank besar Indonesia atau big banks mengalami penurunan signifikan sepanjang pekan ini. Namun, meski harga sahamnya turun, keempat saham tersebut tetap menawarkan peluang dividen menarik yang menjadi daya tarik bagi investor jangka panjang.

Pada perdagangan Jumat, 20 Desember 2024, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah 0,26% ke Rp 9.650, mencatat penurunan mingguan sebesar 3,74%. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 0,73% ke Rp 4.060, dengan penurunan satu pekan terakhir mencapai 3,10%.

Sponsor
Iklan

Sementara itu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) stagnan di Rp 5.675, tetapi mencatat penurunan mingguan 4,62%. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) bahkan melemah lebih tajam sebesar 1,16% ke Rp 4.260, dengan penurunan mingguan hingga 8,19%.

Net Sell Asing Tinggi

Aliran modal asing keluar dari pasar saham turut menambah tekanan pada keempat saham big banks ini. Data mencatat net sell asing dalam sepekan terakhir mencapai:

  • BBCA: Rp 1,41 triliun
  • BBRI: Rp 2,15 triliun
  • BMRI: Rp 350 miliar
  • BBNI: Rp 292 miliar

Menurut Hendra Wardana, Founder Stocknow.id, arus keluar dana asing ini mencerminkan rendahnya kepercayaan terhadap stabilitas pasar domestik, terutama di tengah isu kenaikan PPN dan ketidakpastian kebijakan pemerintah.

Dividen Tetap Menarik

Meski menghadapi tantangan jangka pendek, sektor perbankan tetap memiliki prospek positif dalam jangka panjang. Riset Sucor Sekuritas mencatat bahwa valuasi saham-saham big banks saat ini berada pada tingkat menarik, dengan rata-rata PBV mendekati level historis 10 tahun terakhir.

Dividen yang ditawarkan juga memberikan perlindungan terhadap risiko penurunan harga saham. Berikut adalah imbal hasil dividen dari ketiga bank besar:

  • BBRI: 8%
  • BMRI: 6%
  • BBNI: 6%

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) bahkan telah mengumumkan rencana pembagian dividen interim tahun buku 2024 sebesar Rp 20,4 triliun atau Rp 135 per saham. Pembayaran dijadwalkan pada 15 Januari 2025.

Dampak Global dan Optimisme Domestik

Sucor Sekuritas menyoroti ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur sebagai faktor yang mendorong penghindaran risiko di pasar negara berkembang. Hal ini berdampak pada arus modal keluar yang memukul saham blue chip perbankan seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.

Namun, broker tersebut tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang sektor perbankan, didukung oleh reformasi ekonomi di bidang hilirisasi mineral, pertanian, dan energi. Inisiatif pemerintah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang.

Peluang Jangka Panjang

Dengan harga saham yang terkoreksi, sektor perbankan memberikan peluang menarik bagi investor jangka panjang. Dividen tinggi, valuasi yang menarik, dan prospek pertumbuhan ekonomi menjadi daya tarik utama.

Meski demikian, risiko tetap ada, terutama jika ketidakpastian geopolitik berlanjut atau kebijakan pemerintah gagal menjaga daya beli masyarakat. Namun, bagi investor dengan pandangan jangka panjang, saham-saham big banks tetap menjadi pilihan menarik.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.