JAKARTA, BursaNusantara.com – Musim pembagian dividen tahun buku 2024 resmi dimulai. Sejumlah emiten papan atas dan menengah bersiap mendistribusikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya.
Momentum ini menjadi salah satu momen penting bagi investor untuk mendapatkan keuntungan pasif dari saham yang dimilikinya.
Cum Date Jadi Penentu Hak Dividen
Bagi investor, memahami tanggal cum date sangat krusial. Cum date adalah batas akhir kepemilikan saham yang memastikan investor berhak memperoleh dividen.
Jika membeli saham setelah tanggal tersebut, investor tidak lagi mendapatkan hak atas pembagian dividen.
Baca Juga: Peluang Dividen Menjelang Akhir April 2025, Ini Daftar Emitennya
Daftar Emiten yang Masuk Cum Date Pekan Depan
Berikut adalah sembilan emiten yang akan memasuki cum date pada tanggal 14 dan 15 Mei 2025, lengkap dengan detail nilai dividen dan jadwal pembayarannya:
Cum Date 14 Mei 2025
- SIDO MUNCUL (SIDO)
Nilai dividen: Rp 630 miliar
Dividen per saham: Rp 21
Pembayaran: 26 Mei 2025 - ULTRAJAYA MILK (ULTJ)
Nilai dividen: Rp 467,91 miliar
Dividen per saham: Rp 45
Pembayaran: 5 Juni 2025 - SUPERKRANE MITRA UTAMA (SKRN)
Nilai dividen: Rp 284,71 miliar
Dividen per saham: Rp 40
Pembayaran: 28 Mei 2025 - MULTIPOLAR TECHNOLOGY (MLPT)
Nilai dividen: Rp 161,25 miliar
Dividen per saham: Rp 86
Pembayaran: 5 Juni 2025 - SEGAR KUMALA INDONESIA (BUAH)
Nilai dividen: Rp 21 miliar
Dividen per saham: Rp 21
Pembayaran: 5 Juni 2025 - MULTIKARYA ASIA PASIFIK RAYA (MKAP)
Nilai dividen: Rp 9,75 miliar
Dividen per saham: Rp 3
Pembayaran: 5 Juni 2025
Baca Juga: 4 Saham Bank BUMN Siap Bagikan Dividen Hampir Rp 110 T
Cum Date 15 Mei 2025
- SUPERIOR PRIMA SUKSES (BLES)
Nilai dividen: Rp 32 triliun
Dividen per saham: Rp 3,6
Pembayaran: 5 Juni 2025 - INDIKA ENERGY (INDY)
Nilai dividen: US$5,04 juta
Dividen per saham: US$0,00097
Pembayaran: 4 Juni 2025 - SUMBER GLOBAL ENERGY (SGER)
Nilai dividen: Rp 140,28 triliun
Dividen per saham: Rp 9
Pembayaran: 5 Juni 2025
Dengan nilai pembagian dividen yang cukup besar, cum date kali ini menjadi momen emas bagi para investor yang mengincar imbal hasil tunai dari kepemilikan sahamnya.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.







