Geser Kebawah
Internasional

Zelensky Tiba di Inggris Usai Ketegangan dengan Trump di Gedung Putih

95
×

Zelensky Tiba di Inggris Usai Ketegangan dengan Trump di Gedung Putih

Sebarkan artikel ini
Zelensky Tiba di Inggris Usai Ketegangan dengan Trump di Gedung Putih
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tiba di Inggris setelah perdebatan sengit dengan Donald Trump di Gedung Putih, yang mengganggu upaya perundingan damai.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tiba di Inggris pada Sabtu (1/3/2025), menyusul ketegangan diplomatik dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih. Kedatangannya di Bandara Stansted, Inggris, dikonfirmasi oleh laporan media Inggris, termasuk Sky News.

Kunjungan Zelensky ke Inggris terjadi setelah perdebatan sengit dengan Trump dan Wakil Presiden AS JD Vance di Gedung Putih pada Jumat malam (28/2/2025). Perdebatan selama 10 menit tersebut berlangsung dalam suasana tegang, dengan Zelensky berusaha mempertahankan kebijakannya terkait konflik Ukraina-Rusia.

Sponsor
Iklan

Ketegangan di Gedung Putih: Perdebatan yang Berujung Pembatalan Kesepakatan

Zelensky sempat dijadwalkan menghadiri upacara penandatanganan kesepakatan mineral strategis serta konferensi pers bersama Trump, namun kedua acara tersebut dibatalkan setelah perselisihan terjadi. Ketegangan antara kedua pemimpin semakin memperumit upaya negosiasi damai yang melibatkan Ukraina dan kekuatan global lainnya.

Sumber diplomatik menyebutkan bahwa Trump mempertanyakan kebijakan Ukraina dalam menangani konflik dengan Rusia serta mempertanyakan dukungan finansial AS terhadap Ukraina.

Starmer Bertemu Zelensky, Bahas Masa Depan Ukraina

Setelah tiba di Inggris, Zelensky dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Downing Street pada Sabtu sore. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas strategi politik dan diplomasi guna mengatasi konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun dengan Rusia.

Sementara itu, pada Minggu (2/3/2025), Starmer akan menjadi tuan rumah pertemuan pemimpin Eropa di London. Pertemuan ini dirancang untuk merumuskan strategi pengawasan atas potensi perjanjian damai di Ukraina, dengan harapan melibatkan AS sebagai salah satu pihak utama.

Namun, perselisihan antara Trump dan Zelensky dikhawatirkan dapat menghambat upaya kesepakatan bersama antara negara-negara Eropa dan AS terkait masa depan Ukraina. Starmer sendiri menegaskan bahwa peran AS dalam solusi damai Ukraina sangat krusial.

Turki Ambil Bagian dalam Negosiasi

Dalam perkembangan terbaru, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dikabarkan akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi di London pada Minggu. Turki telah lama berperan sebagai mediator dalam berbagai negosiasi internasional, terutama dalam konflik antara Ukraina dan Rusia.

Analis geopolitik menilai bahwa kehadiran Turki dalam pertemuan ini bisa memberikan perspektif tambahan terkait potensi gencatan senjata atau kesepakatan diplomatik baru.

Kesimpulan: Ketidakpastian Diplomasi Global

Kunjungan Zelensky ke Inggris menandai babak baru dalam diplomasi global yang semakin kompleks. Dengan meningkatnya ketegangan antara Ukraina dan AS serta tantangan dalam membangun kesepakatan dengan negara-negara Eropa, masa depan perundingan damai Ukraina masih belum pasti.

Di tengah situasi ini, semua mata kini tertuju pada hasil pertemuan antara Zelensky, Starmer, dan pemimpin Eropa lainnya. Apakah ketegangan yang terjadi di Gedung Putih akan berdampak besar pada keputusan strategis di London? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru