JAKARTA, BursaNusantara.com – Industri keuangan digital di Indonesia terus berkembang pesat. Terbaru, PT Akulaku Finance Indonesia menggandeng PT Allo Bank Indonesia Tbk dalam kesepakatan strategis senilai Rp250 miliar. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan akses pembiayaan digital serta memperkuat kapasitas layanan keuangan berbasis teknologi bagi masyarakat Indonesia.
Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas layanan keuangan yang inklusif.
“Kami sangat menyambut baik kolaborasi dengan Allo Bank. Ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam memperluas akses keuangan digital yang lebih inklusif. Dengan dukungan Allo Bank, kami dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih fleksibel serta inovatif,” ujar Perry dalam siaran pers, Rabu (5/3/2025).
Strategi Kolaborasi Akulaku Finance dan Allo Bank
Dalam dunia keuangan digital, sinergi antara perusahaan fintech dan bank digital menjadi semakin penting. Allo Bank, yang dikenal sebagai bank berbasis layanan digital, melihat kerja sama ini sebagai bagian dari strategi ekspansi mereka di segmen pembiayaan digital.
Direktur Bisnis Allo Bank, Arief Tendeas, menyatakan bahwa sebagai bank digital, Allo Bank memiliki dua mesin pertumbuhan utama: melayani nasabah individu dan korporasi. Dengan menggandeng Akulaku Finance, Allo Bank yakin dapat meningkatkan bisnisnya secara berkelanjutan serta berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama bisnis, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem keuangan digital di Indonesia. Kami percaya dengan kombinasi keunggulan teknologi dan jangkauan pasar yang luas, Allo Bank dan Akulaku Finance dapat menghadirkan solusi finansial yang lebih efisien dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Arief.
Dampak Positif bagi Industri Keuangan Digital
Kerja sama ini memberikan berbagai keuntungan, baik bagi Akulaku Finance, Allo Bank, maupun pengguna layanan keuangan digital di Indonesia. Beberapa dampak positif dari kemitraan ini meliputi:
1. Akses Pembiayaan yang Lebih Luas
Dengan tambahan fasilitas kredit Rp250 miliar dari Allo Bank, Akulaku Finance dapat memperluas jangkauan layanan pembiayaannya, termasuk untuk UMKM dan individu yang membutuhkan akses kredit dengan syarat yang lebih fleksibel.
2. Memperkuat Ekosistem Fintech dan Perbankan Digital
Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara industri fintech dan perbankan digital, yang semakin berkembang di Indonesia. Dengan semakin banyaknya layanan keuangan berbasis digital, masyarakat dapat mengakses produk finansial yang lebih mudah dan cepat.
3. Meningkatkan Inklusi Keuangan
Sebagai bagian dari ekosistem Akulaku Group, Akulaku Finance memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Dengan kerja sama ini, lebih banyak masyarakat, termasuk mereka yang belum terjangkau oleh layanan perbankan konvensional, dapat memperoleh akses ke fasilitas kredit.
Akulaku Finance dan Allo Bank: Pemain Kunci di Sektor Keuangan Digital
Akulaku Finance Indonesia adalah perusahaan pembiayaan digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan inovasi dalam teknologi finansial, perusahaan ini terus berkembang sebagai salah satu penyedia layanan kredit digital terkemuka di Indonesia.
Di sisi lain, Allo Bank semakin memperkuat posisinya sebagai bank digital yang responsif terhadap perubahan tren dan kebutuhan masyarakat modern. Melalui strategi berbasis teknologi dan kemitraan yang tepat, Allo Bank siap memperluas pangsa pasarnya di sektor keuangan digital.
Masa Depan Keuangan Digital Semakin Cerah
Kemitraan antara Akulaku Finance dan Allo Bank menjadi bukti bahwa industri keuangan digital di Indonesia terus berkembang pesat. Dengan tambahan fasilitas kredit Rp250 miliar, Akulaku Finance semakin siap untuk mendukung akses pembiayaan digital yang lebih luas dan inklusif.
Ke depan, kerja sama semacam ini diprediksi akan semakin banyak terjadi, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang praktis, fleksibel, dan inovatif.












