Geser Kebawah
Nasional

Puluhan Sapi Impor Australia Terendam Banjir di Bekasi, Begini Nasibnya

107
×

Puluhan Sapi Impor Australia Terendam Banjir di Bekasi, Begini Nasibnya

Sebarkan artikel ini
Puluhan Sapi Impor Australia Terendam Banjir di Bekasi, Begini Nasibnya
Sebanyak 40 ekor sapi Brahman Cross impor dari Australia terendam banjir di RPH Bekasi Utara. Bagaimana kondisi mereka setelah dievakuasi?

JAKARTA, BursaNusantara.com – Sebanyak 40 ekor sapi Brahman Cross impor dari Australia mengalami musibah setelah rumah pemotongan hewan (RPH) di Jalan Raya Perjuangan, Bekasi Utara diterjang banjir besar pada Selasa (4/3/2025). Ketinggian air yang mencapai tiga meter sempat membuat pengelola RPH khawatir akan keselamatan hewan ternak bernilai tinggi ini.

Beruntung, seluruh sapi berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meskipun sempat terendam air selama beberapa jam. Proses penyelamatan ini menjadi sorotan karena menunjukkan ketahanan luar biasa sapi Brahman Cross dalam kondisi ekstrem.

Sponsor
Iklan

Evakuasi Dramatis di Tengah Banjir

Juru sembelih halal RPH, Ahmad Zulkarnain, mengungkapkan bahwa banjir datang secara tiba-tiba, membuat para pekerja panik karena sapi-sapi mulai terendam.

“Total ada sekitar 30 sampai 40 ekor sapi yang terendam. Awalnya kami khawatir karena air naik cepat dan mencapai tiga meter,” kata Zulkarnain saat dikonfirmasi pada Rabu (5/3/2025).

Meski begitu, pihak RPH bergerak cepat melakukan evakuasi satu per satu sapi ke tempat yang lebih tinggi. Beruntung, berkat ketahanan fisik yang kuat, sapi Brahman Cross bisa bertahan cukup lama dalam kondisi basah.

“Sapi ini bisa bertahan sampai 29 jam dalam kondisi seperti itu. Saat air mulai surut sekitar jam 22.00 WIB, semua sapi langsung dipindahkan, dijemur, dan hasilnya tidak ada yang mati sama sekali,” tambahnya.

Kondisi Sapi Setelah Banjir

Setelah berhasil dievakuasi, seluruh sapi segera dikeringkan dan diberi pakan untuk memastikan mereka tetap sehat. Pengelola RPH juga langsung melakukan pembersihan besar-besaran di area kandang dan rumah potong untuk menghilangkan lumpur sisa banjir.

“Hari ini kami fokus membersihkan kandang dan memastikan sapi tetap memiliki nafsu makan yang baik. Alhamdulillah, semuanya sehat,” kata Zulkarnain.

Ketahanan sapi Brahman Cross dalam menghadapi kondisi ekstrem seperti ini membuktikan bahwa jenis sapi impor ini memiliki kualitas unggul dibandingkan sapi lokal.

Dampak Banjir Terhadap RPH dan Industri Daging

Banjir yang melanda Bekasi Utara tidak hanya mengancam keselamatan ternak, tetapi juga dapat berdampak pada operasional RPH serta pasokan daging di wilayah Jabodetabek. Jika kondisi ini terus berulang, beberapa efek negatif yang bisa terjadi adalah:

1. Keterlambatan Pasokan Daging

Gangguan operasional akibat banjir bisa menyebabkan penundaan proses pemotongan sapi, yang akhirnya berdampak pada pasokan daging ke pasar.

2. Potensi Penyakit pada Ternak

Sapi yang terendam dalam waktu lama berisiko mengalami stres dan gangguan kesehatan lainnya. Namun, dalam kasus ini, pengelola memastikan semua sapi dalam kondisi prima.

3. Kerugian Finansial bagi Peternak dan RPH

Jika ada ternak yang mati akibat bencana, pemilik RPH bisa mengalami kerugian besar karena harga satu ekor sapi Brahman Cross bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Ancaman Banjir bagi Peternakan di Indonesia

Kejadian ini menjadi peringatan bagi industri peternakan dan pengelola RPH di Indonesia. Banjir bisa datang kapan saja, dan tanpa persiapan yang baik, kerugian besar bisa terjadi.

Ke depan, pengelola RPH perlu mempertimbangkan langkah-langkah mitigasi, seperti:

  • Meninggikan kandang sapi agar lebih aman dari genangan air.
  • Menyediakan jalur evakuasi khusus ternak untuk kondisi darurat.
  • Memastikan sistem drainase di sekitar RPH berfungsi dengan baik.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, baik dari pihak sapi maupun pekerja RPH. Namun, dengan potensi banjir yang semakin sering terjadi, langkah pencegahan harus menjadi prioritas bagi semua pelaku industri peternakan di Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru