BPJS Ketenagakerjaan Catat Pertumbuhan Investasi Signifikan
JAKARTA, BursaNusantara.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) melaporkan perkembangan positif dalam pengelolaan investasinya sepanjang 2024. Nilai investasi yang dikelola mencapai Rp 791 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 11,37% dibandingkan tahun sebelumnya.
Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Oni Marbun, mengungkapkan bahwa pertumbuhan investasi ini menunjukkan kepercayaan peserta serta efektivitas strategi investasi yang diterapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. “Kami terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan investasi demi memberikan manfaat maksimal kepada peserta,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (6/2/2025).
Manfaat Jaminan Sosial yang Terus Meningkat
Sepanjang 2024, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan manfaat kepada lebih dari 4 juta peserta dengan total nilai mencapai Rp 57 triliun. Selain itu, program beasiswa bagi anak peserta juga semakin diperluas.
1. Bantuan Beasiswa bagi 100 Ribu Anak Peserta
Lebih dari 100 ribu anak peserta menerima manfaat beasiswa dengan total nilai Rp 3,5 triliun. Oni Marbun menekankan bahwa pendidikan bagi anak pekerja menjadi salah satu fokus utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga peserta.
2. Dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo
BPJS Ketenagakerjaan berperan aktif dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam meningkatkan perlindungan tenaga kerja dan pemberdayaan pekerja. “Kami akan terus memperluas cakupan perlindungan sosial bagi tenaga kerja, baik formal maupun informal,” tambah Oni.
Transformasi Digital dan Kemudahan Akses Layanan
Untuk memastikan bahwa peserta mendapatkan layanan optimal, BPJS Ketenagakerjaan terus berinovasi dalam digitalisasi layanan dan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak.
1. Digitalisasi Layanan Jamsostek
BPJS Ketenagakerjaan telah mengimplementasikan berbagai inovasi digital agar peserta lebih mudah mengakses layanan, termasuk melalui aplikasi seluler dan portal online.
2. Kolaborasi dengan Perbankan dan PT Pos
Guna memperluas jangkauan, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng mitra perbankan, PT Pos, serta platform digital lainnya. Dengan cara ini, pekerja di berbagai daerah dapat lebih mudah mendaftar dan membayar iuran secara tepat waktu.
Prospek dan Tantangan ke Depan
Dengan tren pertumbuhan investasi yang positif serta peningkatan manfaat bagi peserta, BPJS Ketenagakerjaan optimis dalam menghadapi tantangan di masa depan. Fokus utama ke depan adalah meningkatkan edukasi jaminan sosial kepada masyarakat dan memperluas cakupan kepesertaan.
Menurut Oni Marbun, kepercayaan peserta terhadap program jaminan sosial terus meningkat. “Kami yakin dengan terus berinovasi dan memperkuat strategi investasi, BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi pekerja Indonesia,” pungkasnya.
Dengan pertumbuhan investasi yang signifikan dan berbagai inisiatif yang telah dijalankan, BPJS Ketenagakerjaan semakin memperkokoh perannya dalam memberikan jaminan sosial bagi pekerja Indonesia.











