Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

BSDE Lampaui Target Prapenjualan 2024, Optimistis Hadapi 2025

121
×

BSDE Lampaui Target Prapenjualan 2024, Optimistis Hadapi 2025

Sebarkan artikel ini
BSDE Lampaui Target Prapenjualan 2024 Optimistis Hadapi 2025
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatat prapenjualan Rp9,72 triliun di 2024, melampaui target. Perusahaan optimistis pertumbuhan properti berlanjut pada 2025.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) sukses mencatatkan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp9,72 triliun sepanjang tahun 2024. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan perusahaan dan mencerminkan pertumbuhan sebesar 2% dibandingkan realisasi prapenjualan tahun 2023 yang mencapai Rp9,50 triliun.

Kinerja Positif BSDE dan Faktor Pendorong

Direktur BSDE, Hermawan Wijaya, menyatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari strategi ekspansi yang dilakukan perusahaan dalam mengembangkan proyek-proyek properti di berbagai kota besar, seperti Jabodetabek, Medan, Surabaya, Semarang, dan Balikpapan.

Sponsor
Iklan

“Situasi ekonomi yang semakin kondusif serta dukungan pemerintah terhadap sektor perumahan menjadi katalis pertumbuhan industri properti. Merujuk pada hasil kinerja perusahaan, kami optimistis industri properti akan terus meningkat tahun ini,” ujar Hermawan di acara Sinar Mas Land Property Outlook 2025 yang berlangsung di Digital Experience Center, Green Office Park (GOP), BSD City, Kamis (6/3/2025) lalu.

Dari total prapenjualan yang diraih pada 2024, segmen residensial memberikan kontribusi terbesar dengan nilai mencapai Rp5,40 triliun atau 56% dari total prapenjualan. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk hunian yang dikembangkan oleh BSDE dan Sinar Mas Land.

Strategi BSDE Hadapi 2025

Dalam menghadapi tahun 2025, Sinar Mas Land telah menyiapkan berbagai strategi guna mempertahankan momentum pertumbuhan dan menarik lebih banyak investasi di sektor properti. Deputy Group CEO Strategic Development & Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, menyatakan bahwa ekspansi bisnis menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika pasar properti yang terus berkembang.

Inovasi dan Ekspansi di Berbagai Kota

Pada tahun ini, Sinar Mas Land akan mengadopsi strategi inovatif dalam pengembangan properti serta memperluas land bank melalui akuisisi dan kolaborasi strategis dengan mitra pengembang. Herry menyebut bahwa BSDE tidak hanya berfokus pada proyek-proyek di BSD City, tetapi juga mulai mengembangkan produk hunian dengan harga sekitar Rp1 miliar di kawasan Bogor dan sekitarnya.

“Kami melihat potensi besar dalam pengembangan proyek residensial di luar BSD City, termasuk menghadirkan produk properti yang lebih terjangkau bagi masyarakat kelas menengah. Kami berkomitmen menghadirkan hunian serta kawasan komersial yang lebih ramah lingkungan, bukan hanya di BSD City tetapi juga di seluruh township yang kami kembangkan,” jelasnya.

Penguatan Infrastruktur dan Digitalisasi

Selain ekspansi geografis, BSDE juga akan memperkuat infrastruktur kawasan dan mengoptimalkan digitalisasi dalam proses pemasaran. Digital Experience Center yang baru saja diresmikan di BSD City akan menjadi sarana bagi calon pembeli untuk merasakan pengalaman langsung melalui teknologi virtual reality dan augmented reality dalam memilih hunian impian mereka.

“Kami terus berinovasi dalam menghadirkan kemudahan bagi konsumen dalam membeli properti, salah satunya melalui digitalisasi proses pemasaran dan transaksi. Ini akan mempercepat pertumbuhan sektor properti di era digital,” tambah Herry.

Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, BSDE optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif di tahun 2025 dan terus menjadi pemain utama dalam industri properti Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.