Geser Kebawah
Nasional

Gibran Tekankan Hilirisasi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Ekonomi

80
×

Gibran Tekankan Hilirisasi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Gibran Tekankan Hilirisasi Berkelanjutan Demi Lingkungan Dan Ekonomi
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya hilirisasi berkelanjutan yang mengedepankan aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan pentingnya hilirisasi sumber daya di dalam negeri untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Namun, ia juga menekankan bahwa hilirisasi harus mempertimbangkan aspek sosial, lingkungan, dan keberlanjutan. Hal ini ia sampaikan dalam acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Jumat (14/3/2025).

“Pak Presiden dan saya tidak pernah bosan membahas hilirisasi. Tapi dalam pelaksanaannya, kita harus mengedepankan aspek sosial, lingkungan, dan keberlanjutan,” ujar Gibran.

Sponsor
Iklan

Hilirisasi dan Tantangan Perubahan Iklim

Gibran menyoroti dampak perubahan iklim yang semakin nyata, termasuk kekeringan, banjir, dan kenaikan permukaan laut yang mengancam Indonesia dan dunia. Ia memperlihatkan foto-foto bencana banjir di Bekasi dan Sukabumi sebagai bukti nyata dari dampak lingkungan yang harus diperhatikan dalam proses hilirisasi.

“Bapak Ibu, ini adalah kejadian di beberapa kota dalam beberapa minggu terakhir. Saya mohon sekali lagi, tantangannya di sini adalah mencari titik keseimbangan,” kata Gibran.

Menurutnya, hilirisasi memang dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri. Namun, tanpa strategi yang memperhatikan keberlanjutan, potensi kerusakan lingkungan bisa semakin besar.


Peran Dunia Usaha dalam Hilirisasi Berkelanjutan

Dalam kesempatan tersebut, Gibran mengajak para pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin untuk mendukung hilirisasi industri berbasis lingkungan. Ia menekankan bahwa dengan hilirisasi yang dikelola secara berkelanjutan, Indonesia bisa keluar dari jebakan kelas menengah (middle income trap) dan meningkatkan daya saing di pasar global.

“Dengan hilirisasi kita bisa meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Kita genjot produksi pertanian, tapi juga harus menjaga keseimbangan alam,” tegasnya.

Selain itu, ia berharap para pelaku usaha dapat menerapkan prinsip ekonomi hijau yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.


Komitmen untuk Masa Depan Berkelanjutan

Gibran menegaskan bahwa hilirisasi yang dikelola dengan baik dapat menjadi solusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional tanpa mengorbankan lingkungan. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama dalam menciptakan kebijakan yang mendukung industri berkelanjutan.

“Kita harus mencari keseimbangan agar hilirisasi ini benar-benar membawa manfaat jangka panjang bagi bangsa dan generasi mendatang,” tutup Gibran.

Seperti dikutip dari sumber berita, isu hilirisasi dan keberlanjutan semakin menjadi perhatian utama dalam kebijakan ekonomi nasional. Dengan dukungan semua pihak, strategi ini diharapkan dapat membawa Indonesia menuju pertumbuhan yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru