JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Elnusa Tbk (ELSA), anak usaha dari Pertamina Hulu Energi (PHE), telah mengalokasikan capital expenditure (capex) sebesar Rp594 miliar untuk tahun 2025. Belanja modal ini ditujukan untuk memperkuat segmen utama bisnis mereka, terutama di sektor hulu energi dan distribusi.
Alokasi Belanja Modal dan Fokus Bisnis
Berdasarkan laporan terbaru, 56,4% dari total anggaran akan dialokasikan untuk Upstream & Support Services, sementara 30,3% diperuntukkan bagi Energy Distribution & Logistics. Sisanya, sekitar 13,3%, digunakan untuk Non-Project dan pengembangan bisnis baru.
Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo, menegaskan bahwa perusahaan terus berfokus pada peningkatan kapasitas operasional, optimalisasi proyek strategis, serta eksplorasi teknologi baru guna memperkuat daya saing di sektor energi nasional.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam Pipeline Integrity Management, Well Production Improvement, Fabrication, Idle Well Solutions, EV Ecosystems, hingga pengembangan Carbon Capture Utilization & Storage (CCUS),” ujar Arief dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2025).
Inovasi Teknologi dan Efisiensi Operasional
Sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan, Elnusa sedang mengembangkan teknologi pembersihan dan inspeksi pipa melalui proses pigging. Teknologi ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan jaringan pipa yang menjadi infrastruktur utama dalam distribusi energi.
Pigging sendiri merupakan metode dengan menggunakan Pipeline Inspector Gauge (PIG) yang berfungsi untuk membersihkan dan menginspeksi pipa. Untuk mendukung operasional ini, Elnusa telah mengembangkan Foam PIG sebagai material utama pembersihan pipa.
Tak hanya itu, Elnusa juga tengah mengembangkan Binary Heat Exchanger for Geothermal dan Inflow Control Device (Downhole Flow Regulator) yang menjadi bagian dari strategi optimalisasi produksi sumur minyak dan gas.
Ekspansi Bisnis dan Kontribusi terhadap Ketahanan Energi Nasional
Selain mengembangkan teknologi pembersihan pipa, Elnusa juga aktif dalam proyek Battery Charging Station yang merupakan bagian dari ekosistem kendaraan listrik (EV Ecosystems). Ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam mendukung transisi energi menuju solusi yang lebih ramah lingkungan.
Lebih lanjut, Elnusa turut serta dalam penerapan teknologi CCUS guna mengoptimalkan penggunaan karbon serta meningkatkan efisiensi produksi migas nasional.
“Kami terus berinovasi agar dapat meningkatkan efisiensi operasional serta berkontribusi lebih besar dalam ketahanan energi nasional. Dengan strategi ini, Elnusa siap menghadapi tantangan industri energi di masa depan,” jelas Arief.
Kinerja Eksplorasi dan Pengeboran
Pada sektor eksplorasi dan produksi, Elnusa telah menjalankan 18 proyek eksplorasi dan survei seismik di berbagai wilayah Indonesia. Proyek ini meliputi survei seismik 2D & 3D, survei topografi, hingga hydraulic dilation.
Sementara itu, dalam layanan pengeboran dan perawatan sumur, perusahaan telah menyelesaikan 73 proyek, mencakup layanan hydraulic workover, penyemenan sumur, serta logging services. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan produksi migas nasional dan memastikan keberlanjutan eksplorasi.
Penguatan Distribusi dan Logistik Energi
Elnusa melalui anak usahanya, Elnusa Petrofin, juga aktif dalam sektor distribusi dan logistik energi. Hingga saat ini, perusahaan telah menangani 31 proyek yang mencakup transportasi BBM & non-BBM, pengelolaan depo, serta distribusi bahan bakar dan bahan kimia.
Dalam mendukung optimalisasi distribusi energi, perusahaan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran pasokan energi nasional.
Prospek Bisnis Elnusa di Tahun 2025
Melihat kinerja dan inovasi yang dilakukan sepanjang tahun 2024, Elnusa optimistis dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi lebih besar bagi industri energi nasional. Direktur Operasi Elnusa, Endro Hartanto, menegaskan bahwa strategi bisnis yang dijalankan selama ini telah menghasilkan berbagai pencapaian yang signifikan.
“Keberhasilan kami dalam eksplorasi seismik dan optimalisasi produksi migas menjadi bukti bahwa inovasi dan efisiensi operasional merupakan kunci keberlanjutan bisnis kami,” tutur Endro.
Ke depan, Elnusa akan terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan serta meningkatkan kapabilitas operasional guna menghadapi tantangan industri energi yang semakin dinamis.
Dengan strategi yang matang dan inovasi yang berkelanjutan, Elnusa siap untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam sektor jasa energi di Indonesia, baik di industri migas, distribusi energi, maupun pengembangan teknologi energi terbarukan.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.











