JAKARTA, BursaNusantara.com – Dalam upaya memperkuat industri keuangan berbasis syariah, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) melalui unit usaha syariahnya, Danamon Syariah, mengambil langkah strategis dengan mengembangkan ekosistem haji dan umrah. Fokus utama Danamon Syariah adalah memperluas akses layanan perbankan bagi calon jamaah dan pelaku usaha di sektor ini.
Ramadan menjadi momentum bagi Danamon Syariah untuk mempererat hubungan dengan berbagai asosiasi perjalanan haji dan umrah, pelaku industri halal, serta lembaga keuangan syariah. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah buka puasa bersama yang dihadiri oleh mitra bisnis, regulator, dan komunitas ekonomi syariah.
“Kami melihat ekosistem haji dan umrah sebagai bagian penting dari bisnis syariah Danamon. Oleh karena itu, kami terus membangun kerja sama yang kuat dengan berbagai pihak untuk memastikan layanan keuangan yang lebih inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Merci Santi Adriani, Syariah Funding Business Head Danamon.
Kolaborasi dengan Asosiasi dan Regulator untuk Mendukung Jamaah
Untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah, Danamon Syariah menjalin kerja sama dengan berbagai asosiasi perjalanan haji dan umrah, termasuk:
✅ Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH)
✅ Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (SAPUHI)
✅ Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (KESTHURI)
✅ Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI)
✅ Asosiasi Penyelenggara Haji Umroh dan In-Bound Indonesia (ASPHURINDO)
Melalui kerja sama ini, Danamon Syariah memberikan berbagai dukungan finansial, termasuk kemudahan dalam perencanaan haji sejak dini, fasilitas pembiayaan syariah, dan layanan transaksi digital yang sesuai dengan prinsip syariah.
Selain itu, Danamon Syariah juga berkolaborasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memberikan edukasi mengenai regulasi dan tata kelola haji yang lebih transparan dan efisien.
Peran Strategis BPKH dalam Pengelolaan Dana Haji
Salah satu mitra utama dalam pengelolaan keuangan haji adalah Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Danamon Syariah menggandeng BPKH untuk melakukan sosialisasi program haji muda, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perencanaan keuangan sejak dini guna menunaikan ibadah haji.
Melalui program ini, Danamon Syariah ingin memberikan solusi keuangan yang lebih fleksibel bagi calon jamaah, baik dalam bentuk tabungan haji syariah, investasi halal, maupun fasilitas keuangan lainnya yang sesuai dengan prinsip Islam.
Selain itu, Danamon Syariah juga mengadakan program sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam memperkuat ekonomi berbasis syariah.
Sinergi dengan Industri Keuangan Syariah untuk Ekosistem yang Lebih Kuat
Sebagai bank dengan fokus pada keuangan syariah, Danamon Syariah juga memperluas kolaborasi dengan industri keuangan lainnya, termasuk PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.
Dengan dukungan asuransi berbasis syariah dan pembiayaan halal, Danamon Syariah ingin memberikan solusi keuangan yang lebih holistik bagi jamaah haji dan umrah. Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan di Indonesia.
Ke depan, Danamon Syariah terus berkomitmen untuk memperkuat ekosistem haji dan umrah, memberikan kemudahan akses layanan keuangan syariah, serta berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berbasis Islam di Indonesia.








