Geser Kebawah
Aksi KorporasiPasar

IDX:BISI International Alokasikan Dividen Rp84 Miliar, Jadwal Lengkap 2025

163
×

IDX:BISI International Alokasikan Dividen Rp84 Miliar, Jadwal Lengkap 2025

Sebarkan artikel ini
BISI International Alokasikan Dividen Rp84 Miliar, Jadwal Lengkap 2025
BISI bagikan dividen Rp84 miliar dari laba bersih 2024, dengan sisa laba ditahan Rp94,5 miliar. Simak jadwal pembayaran dividen lengkapnya di sini.

IDX:BISI International Siapkan Dividen Rp84 Miliar untuk Investor 2025

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bisi International Tbk (IDX:BISI) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp84 miliar dari laba bersih tahun buku 2024 yang mencapai Rp178,5 miliar.

Angka dividen ini setara dengan 47,06 persen dari total laba bersih yang diraih perusahaan.

Sponsor
Iklan

Para pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp28 per lembar saham sebagai hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 27 Mei 2025.

Sementara itu, sisanya sebesar Rp94,5 miliar atau 52,94 persen dialokasikan sebagai laba ditahan untuk pengembangan usaha yang belum ditentukan alokasinya.

Baca Juga: Laba Bersih IDX:TBIG Kuartal I Tumbuh 18%, Grup Saratoga Solid

Jadwal Lengkap Pembayaran Dividen BISI 2025

Cum dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi akan berlangsung pada 10 Juni 2025. Selanjutnya, tanggal ex dividen untuk kedua pasar ini dijadwalkan sehari setelahnya, yakni 11 Juni 2025.

Pasar tunai mengikuti jadwal cum dividen pada 12 Juni dan ex dividen pada 13 Juni 2025.

Tanggal penting lainnya adalah tanggal recording date yang akan dilaksanakan pada 12 Juni 2025 pukul 16.00 WIB, sebagai penentu daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 19 Juni 2025.

Baca Juga: Daftar 14 Dividen Jumbo Saham Mei: PGAS, HMSP, TLKM Yield Menarik

Kondisi Keuangan BISI Menunjang Kebijakan Dividen

Keputusan pembagian dividen ini didasarkan pada kondisi keuangan BISI per 31 Desember 2024. Perusahaan mencatat laba bersih Rp178,5 miliar dengan total ekuitas mencapai Rp3,39 triliun.

Sementara itu, saldo laba ditahan yang belum dialokasikan secara khusus berada pada angka Rp2,92 triliun.

Keberlanjutan pembagian dividen dengan porsi hampir setengah dari laba bersih menunjukkan strategi BISI dalam menjaga keseimbangan antara penghargaan kepada investor dan investasi kembali untuk pertumbuhan perusahaan ke depan.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.