WIKA Beton Diversifikasi Bisnis ke Instalasi Listrik
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) resmi menambahkan lini usaha baru di sektor instalasi listrik usai memperoleh restu pemegang saham dalam RUPSLB 2025 yang digelar Kamis, 26 Juni.
Langkah ekspansi ini ditetapkan melalui pengesahan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar, yang mencantumkan aktivitas baru sesuai kode KBLI 43211.
RUPSLB Disahkan, WTON Tambah KBLI 43211
Rapat yang berlangsung secara hibrida itu dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 67,319% total saham.
Mayoritas investor menyetujui usulan penambahan kegiatan usaha dalam bidang instalasi listrik sebagai bagian dari strategi diversifikasi.
Yushadi, Sekretaris Perusahaan WTON, menyebut bahwa keputusan ini didasari studi kelayakan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Guntur, Eki, Andri dan Rekan.
“Penambahan kegiatan usaha ini merupakan hasil kajian mendalam, yang bertujuan memperluas potensi pertumbuhan dan meningkatkan daya saing,” ujarnya.
Yushadi menekankan bahwa restu pemegang saham menjadi dasar hukum yang kokoh bagi manajemen dalam memperluas portofolio usaha.
Manuver Strategis di Tengah Tantangan Industri
Dengan masuk ke sektor instalasi listrik, WIKA Beton memosisikan diri sebagai pelaku konstruksi yang mampu menghadirkan solusi terpadu.
Perusahaan optimistis langkah ini akan memperkuat kontribusi terhadap pembangunan nasional, khususnya pada proyek-proyek strategis energi.
Langkah ini juga mencerminkan fleksibilitas WTON dalam menghadapi fluktuasi permintaan sektor precast beton yang selama ini menjadi fokus utama.
“WIKA Beton akan terus berinovasi dan beradaptasi guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Yushadi menegaskan komitmen perusahaan.
Dalam konteks BUMN konstruksi yang mulai memperluas fokus ke sektor pendukung energi dan digitalisasi, WTON mengambil posisi progresif.
Legalitas dan Pelaporan Siap Dipercepat
Selain menyetujui lini usaha baru, RUPSLB juga memberi mandat khusus kepada Direksi untuk mempercepat seluruh proses hukum.
“Penyusunan akta notaris, pelaporan kepada OJK, dan seluruh administrasi lainnya akan segera kami lakukan,” tegas Yushadi.
Langkah ini menjadi penanda keseriusan manajemen untuk segera mengoperasikan unit usaha baru dalam waktu dekat.
Penting dicatat bahwa sektor instalasi listrik membuka peluang sinergi baru dengan proyek infrastruktur energi yang masif di Indonesia.
WIKA Beton diprediksi akan memanfaatkan relasi grup WIKA dalam proyek EBT dan transmisi tenaga listrik untuk mendukung implementasi awal.
Diversifikasi Sebagai Respons Terukur
Langkah WIKA Beton dianggap sebagai bentuk respons taktis terhadap tekanan di sektor konstruksi dan precast beton pasca pandemi.
Dengan mengadopsi pendekatan berbasis nilai tambah, perusahaan menghindari ketergantungan pada satu segmen pasar.
KBLI 43211 juga dinilai sebagai entri yang relevan untuk menopang ketahanan usaha, mengingat pertumbuhan sektor kelistrikan nasional yang stabil.
Melalui perluasan ini, WTON tidak hanya membidik proyek swasta, namun juga potensi kontrak dari pemerintah dan BUMN lain.
Langkah strategis ini mencerminkan transformasi model bisnis yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berbasis kompetensi grup usaha.
Optimisme di Tengah Keterbatasan Modal Industri
Langkah ekspansi WIKA Beton ini menarik dicermati karena dilakukan di tengah tren restrukturisasi dan efisiensi yang umum di industri BUMN karya.
Alih-alih mengecilkan skala, WTON justru memilih memperluas cakupan bisnis dengan basis riset dan kelayakan yang terukur.
Keputusan ini mencerminkan keberanian dan keyakinan manajemen terhadap arah masa depan sektor infrastruktur yang lebih terintegrasi.
Perusahaan tidak hanya bergantung pada beton pracetak, tetapi mulai mengarah ke solusi engineering yang menyeluruh.
Di tengah tekanan margin dan pembiayaan, strategi seperti ini memberi sinyal positif kepada investor bahwa WTON tetap gesit dan relevan.
Penutup: Transformasi WTON Menuju Era Baru
RUPSLB 2025 WIKA Beton menjadi titik penting dalam babak baru diversifikasi usaha perusahaan pelat merah tersebut.
Dengan mengantongi izin formal atas aktivitas instalasi listrik, WTON memperluas lanskap bisnisnya ke sektor yang tumbuh stabil dan strategis.
Komitmen terhadap legalitas, inovasi, dan nilai tambah menjadi benang merah yang menjahit langkah ekspansi ini ke dalam strategi jangka panjang.
“Pelaksanaan RUPSLB Tahun 2025 ini menegaskan komitmen WIKA Beton dalam memperluas bidang usaha guna menghadapi tantangan industri ke depan,” pungkas Yushadi.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.











