Mobil Listrik Retro-Futuristik dengan Ambisi Lokal yang Serius
JAKARTA, BursaNusantara.com – Great Wall Motor (GWM) Indonesia resmi meluncurkan GWM Ora 03 di Bengkel Space SCBD, Kamis (26/6/2025), menandai langkah strategis masuk ke pasar kendaraan listrik nasional yang makin kompetitif.
Mengusung desain retro futuristik, Ora 03 tampil berbeda di tengah dominasi gaya minimalis khas mobil listrik masa kini.
Berbentuk hatchback lima penumpang, mobil ini membawa filosofi desain “Egg Aesthetic of Life” yang mencerminkan harmonisasi visual dan fungsional.
Desain eksteriornya mengalir dengan garis melengkung lembut dan sorotan utama pada lampu Extreme Magic Retro Cat’s Eye yang ikonik.
GWM bahkan menyematkan lampu belakang Flowing Water Light Curtain menyatu kaca, menciptakan siluet menyeluruh yang memukau.
Fitur Unik: Kombinasi Estetika dan Spesifikasi di Atas Rata-Rata
Berbeda dari mobil listrik sekelasnya, Ora 03 menyematkan panoramic sunroof serta velg alloy 18 inci, bukan wheel cover plastik yang umum ditemukan di segmen ini.
Dimensinya tergolong kompak untuk jalanan kota panjang 4.235 mm, lebar 1.825 mm, tinggi 1.596 mm, dan wheelbase 2.650 mm namun tetap menjanjikan ruang kabin lapang.
Pabrikan tampaknya menyasar konsumen urban yang ingin kendaraan lincah namun tetap membawa karakter lifestyle yang kuat.
Rancang bangun ini diselaraskan untuk memberikan impresi visual berbeda sekaligus pengalaman berkendara yang menyenangkan dalam rutinitas harian.
Interior: Perpaduan Retro Modern dan Teknologi Terkini
Memasuki kabin, kesan nostalgia langsung berpadu dengan kenyamanan modern berkat setir dual-spoke dan kisi AC horizontal yang menyambung di sepanjang dashboard.
Head unit melayang berukuran 17,25 inci, rotary gear dial, serta wireless charger menjadi titik sentuh teknologi yang menonjol namun tetap fungsional.
Interior tersedia dalam pilihan warna two-tone berkarakter seperti Hazel Wood Beige dan Mars Red, dipadukan dengan aksen gelap atau cokelat tua yang menciptakan nuansa ekspresif.
Jok dengan sentuhan krom dan bahan soft-touch memperkuat citra premium mobil ini di kelas entry EV.
GWM Ora 03 juga menawarkan lima mode berkendara Sport, Eco+, Eco, Normal, dan Auto yang jarang ditemukan dalam mobil listrik harga terjangkau.
Performa: Efisien Tanpa Kompromi
Tenaga GWM Ora 03 berasal dari motor listrik 105 kW atau sekitar 143 PS dengan torsi 210 Nm, menghasilkan dorongan instan saat pedal diinjak.
Didukung baterai Lithium Iron Phosphate 47,8 kWh, jangkauan tempuh mencapai 400 km (NEDC), menjadikannya opsi ideal untuk commuting harian tanpa rasa khawatir soal jarak.
Efisiensi energinya hanya 13,1 kWh per 100 km dengan biaya operasional sekitar Rp 22.000–Rp 39.000, jauh di bawah konsumsi BBM mobil konvensional.
Pengisian cepat DC Fast Charging 69 kW memungkinkan pengisian dari 30% ke 80% hanya dalam waktu 30 menit.
Dari sisi teknis, ini menjadikannya salah satu EV paling efisien secara biaya dan waktu dalam segmennya.
Keamanan: Tak Sekadar Gaya, Tapi Juga Andal
GWM Ora 03 berdiri di atas platform modular LEMON E dengan struktur rangka high-strength steel 65% dan delapan titik thermoformed untuk meningkatkan kekakuan sasis.
Dilengkapi enam airbag dan sistem E-call, mobil ini dirancang dengan standar keamanan tertinggi untuk kategori EV urban.
Mobil ini juga telah mengantongi sertifikasi EURO NCAP bintang lima serta pengakuan dari China Insurance Research Institute.
Terdapat 15 fitur ADAS termasuk Autonomous Emergency Braking, Lane Keeping Assist, Traffic Jam Assist, hingga kamera 360 derajat.
Seluruh sistem keamanan aktif ini dirancang untuk mendukung pengemudi pemula sekaligus memberi rasa aman dalam lalu lintas padat.
Harga: Tantangan Serius untuk Pemain Mapan
GWM membuka penawaran awal dengan harga Rp 369 juta (OTR Jakarta) selama GIIAS 2025 berlangsung pada 18–28 Juli mendatang di ICE BSD.
Harga tersebut mencakup bonus wall charger, pemasangan gratis, dan fitur eksklusif seperti power back door fitur mewah yang umumnya hanya tersedia di segmen lebih tinggi.
Dengan posisi harga ini, Ora 03 langsung berhadapan dengan Hyundai Ioniq 5, Wuling Binguo, hingga MG 4 EV, namun menawarkan identitas desain yang lebih berani.
Momen peluncuran ini bisa menjadi titik balik lanskap EV Indonesia, jika disertai strategi distribusi dan layanan purnajual yang solid.
Konsumen lokal pun mulai menunjukkan preferensi pada merek dengan keunikan desain dan efisiensi biaya penggunaan jangka panjang.
Arah ke Depan: Produksi Lokal dan Gaya Hidup Baru
Meskipun unit pertama GWM Ora 03 masih berstatus CBU dari Thailand, GWM telah menyatakan rencana produksi lokal (CKD) di Wanaherang, Jawa Barat, mulai akhir 2025.
Langkah ini bukan hanya menjawab insentif pemerintah untuk produksi dalam negeri, tetapi juga membuka peluang ekspansi GWM ke pasar ASEAN lewat Indonesia.
Peluncuran Ora 03 menandai transformasi GWM dari sekadar penjual kendaraan menjadi brand gaya hidup otomotif listrik.
Lebih dari sekadar alat transportasi, Ora 03 menawarkan persona baru bagi pengemudi urban: efisien, ekspresif, dan terintegrasi dengan tren keberlanjutan.
Mobil ini bukan hanya akan menggoda pengguna awal EV, tapi juga menjadi pintu masuk bagi konsumen konvensional yang mulai mempertimbangkan transisi ke kendaraan listrik.












