Geser Kebawah
BankKeuangan

Likuiditas UMKM Naik, Saham BBRI Diprediksi Cetak Imbal Hasil 27%

77
×

Likuiditas UMKM Naik, Saham BBRI Diprediksi Cetak Imbal Hasil 27%

Sebarkan artikel ini
Likuiditas UMKM Naik, Saham BBRI Diprediksi Cetak Imbal Hasil 27%
Optimisme saham BBRI menguat dengan dukungan pemulihan pinjaman mikro dan program Makan Bergizi Gratis yang meningkatkan likuiditas UMKM di 2025.

Optimisme Analis dan Rekomendasi Beli Saham BBRI

JAKARTA, BursaNusantara.com – Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali direkomendasikan beli oleh para analis.

Dari 37 analis, 31 atau 84% memberikan rekomendasi beli dengan target harga rata-rata 12 bulan ke depan sebesar Rp4.703,61.

Sponsor
Iklan

Ini memberikan potensi imbal hasil sekitar 27,1% dari harga saham Rp3.700 per lembar pada 1 Juli 2025.

Analis Trimegah Sekuritas, Jonathan Gunawan, mempertahankan rekomendasi beli untuk BBRI dengan target harga Rp5.400.

Dia mengungkapkan meski laba bersih diperkirakan turun, momentum positif akan terlihat pada paruh kedua tahun 2025, didukung pemulihan segmen pinjaman mikro dan normalisasi kualitas aset.

Dampak Program Pemerintah terhadap Likuiditas UMKM

Pemerintah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkirakan memberikan dampak struktural terhadap likuiditas di pasar massal, terutama segmen UMKM.

Transfer likuiditas besar diperkirakan mulai terlihat pada paruh kedua 2025, didorong oleh skala besar program pemerintah.

Jonathan memperkirakan likuiditas tambahan yang disuntikkan ke ekonomi mencapai Rp342 triliun, atau setara 22,8% dari total pinjaman industri per April 2025.

Program ini juga dapat mempersempit kesenjangan pertumbuhan dana pihak ketiga antara segmen korporasi dan UMKM, mendukung pertumbuhan sektor mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.