Geser Kebawah
PasarSaham

Saham PACK Melonjak, Backdoor Listing Raksasa CNGR

532
×

Saham PACK Melonjak, Backdoor Listing Raksasa CNGR

Sebarkan artikel ini
saham pack melonjak backdoor listing raksasa cngr thumbnail
Solusi Kemasan Digital (PACK) menguat hingga 1.143% dalam tiga bulan terakhir. Ada apa di balik rencana rights issue dan masuknya raksasa China, CNGR Advanced Material?

JAKARTA — Pasar saham kembali diramaikan dengan kabar pergerakan signifikan PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK). Emiten ini mencatatkan kenaikan luar biasa hingga 1.143% dalam tiga bulan terakhir, membawa harga sahamnya ke level Rp 510. Pergerakan tersebut didorong oleh akuisisi 49% saham PACK oleh PT Eco Energi Perkasa (EEP) pada Oktober 2024.

Menurut riset Indo Premier Sekuritas, pemilik manfaat utama EEP diduga adalah CNGR Advanced Material, produsen prekursor asal China dengan pangsa pasar global 23%. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis 24 Desember 2024, PACK mengonfirmasi hubungan dengan CNGR melalui induk EEP, dengan konglomerat China Deng Weiming sebagai penerima manfaat akhirnya.

Sponsor
Iklan

Agenda Besar di RUPSLB

PACK dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Desember 2024. Beberapa agenda utama yang akan dibahas meliputi:

  • Perubahan nama perusahaan menjadi PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk.
  • Rights issue dengan penerbitan hingga 100 miliar saham baru.
  • Perluasan kegiatan usaha ke sektor logam dan nikel, sejalan dengan portofolio CNGR di Indonesia.

Manajemen PACK menjelaskan bahwa perubahan kegiatan usaha bertujuan untuk menyelaraskan dengan strategi bisnis EEP, pengendali perseroan. Rencana ini mencakup ekspansi perdagangan dan pengangkutan logam serta bijih logam melalui anak perusahaan.

Anak Usaha Baru

PACK saat ini memiliki empat anak usaha, yaitu:

  1. PT Adhi Prakasa Raya (APR)
  2. PT Gemilang Padma Raya (GPR)
  3. PT Sumber Cahaya Raya (SCR)
  4. PT Awal Kemuliaan Indonesia (AKI)

Ketiga anak usaha pertama akan fokus pada investasi di sektor nikel, sedangkan AKI bergerak di perdagangan besar logam dan bijih logam.

Kapasitas dan Potensi Bisnis

Riset Indo Premier Sekuritas memproyeksikan bahwa PACK dapat mencapai pendapatan bersih hingga Rp 5,3 triliun pada tahun fiskal 2025 (FY25F), dengan laba bersih Rp 346 miliar. Ini didukung oleh kapasitas produksi 25.000 ton per tahun dari jalur pemurnian nikel (OESBF dan RKEF) yang sudah dioperasikan CNGR di Indonesia.

Namun, rights issue yang direncanakan juga menghadirkan tantangan. Dengan rasio penerbitan saham 1:63, pemegang saham lama yang tidak berpartisipasi akan terdilusi hingga 98%.

Potensi Kapitalisasi Pasar

Saat ini, kapitalisasi pasar PACK berada di bawah US$ 50 juta. Namun, jika seluruh aset CNGR berhasil disuntikkan, laba bersih PACK diperkirakan mencapai US$ 160 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun. Dengan penerapan valuasi P/E sebesar 8x, kapitalisasi pasar PACK bisa melesat hingga Rp 20 triliun, jauh di atas posisi saat ini sebesar Rp 653 miliar.

Langkah backdoor listing ini memberikan peluang besar bagi PACK untuk bertransformasi menjadi pemain utama di sektor logam dan nikel, sekaligus memberikan eksposur global melalui sinergi dengan CNGR. Namun, para investor perlu mencermati perkembangan lebih lanjut, terutama detail prospektus dan eksekusi rights issue yang direncanakan.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.