Geser Kebawah
BankKeuangan

Transaksi QRIS Luar Negeri Bank Mandiri Melejit 3 Kali Lipat

109
×

Transaksi QRIS Luar Negeri Bank Mandiri Melejit 3 Kali Lipat

Sebarkan artikel ini
Transaksi QRIS Luar Negeri Bank Mandiri Melejit 3 Kali Lipat
Bank Mandiri catat lonjakan transaksi QRIS luar negeri lewat Livin’ capai 141.802 kali senilai Rp49,16 miliar hingga Mei 2025, dominan pakai USD, MYR, dan JPY.

Livin’ Jadi Andalan Digital Nasabah Indonesia di Luar Negeri

JAKARTA, BursaNusantara.com – Lonjakan tajam transaksi luar negeri lewat fitur QRIS Antar Negara di aplikasi Livin’ by Mandiri menandai percepatan signifikan digitalisasi layanan perbankan yang difokuskan pada mobilitas global nasabah.

Dalam lima bulan pertama tahun 2025, Bank Mandiri mencatatkan total 141.802 transaksi lintas batas dengan nilai menembus Rp49,16 miliar, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sponsor
Iklan

Dominasi mata uang asing paling banyak digunakan oleh nasabah terdiri dari dolar Amerika Serikat (USD), Ringgit Malaysia (MYR), dan Yen Jepang (JPY), mencerminkan tren perjalanan luar negeri dan kebutuhan keuangan global yang makin luas.

Digitalisasi Lintas Batas Bank Mandiri Diapresiasi Pasar

Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara, menyebut pertumbuhan ini sebagai indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap sistem pembayaran digital, terutama saat bepergian ke luar negeri.

QRIS Antar Negara tak hanya menjawab kebutuhan kenyamanan transaksi, tapi juga menjadi wujud akselerasi digital Bank Mandiri dalam merespons perubahan gaya hidup masyarakat modern.

Pihak bank menegaskan komitmennya menghadirkan layanan perbankan praktis dan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah lintas negara, dengan QRIS Antar Negara dan rekening multicurrency sebagai dua ujung tombak inovasi terbaru.

Dalam catatan internal Livin’ by Mandiri, pembukaan rekening multicurrency meningkat tajam, dengan total lebih dari 35.500 rekening dibuka hingga akhir Mei 2025, menandai transformasi besar dalam perilaku keuangan nasabah digital.

Fitur Unggulan: Efisiensi Finansial Tanpa Biaya Konversi

Rekening multicurrency di Livin’ telah terintegrasi dengan Mandiri Debit Visa, memungkinkan nasabah melakukan transaksi dalam mata uang lokal di negara tujuan tanpa terkena biaya konversi tambahan.

Fitur ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna untuk kebutuhan pribadi, perjalanan dinas, hingga studi di luar negeri, sekaligus memastikan efisiensi biaya yang selama ini menjadi kekhawatiran utama pelaku transaksi lintas negara.

Ashidiq menyebutkan bahwa melalui langkah ini, Bank Mandiri ingin menjawab ekspektasi nasabah modern yang membutuhkan solusi finansial yang seamless, terintegrasi, dan bebas hambatan lintas yurisdiksi.

Ekspansi QRIS ke Tiga Negara Asia Besar Siap Diluncurkan

Saat ini, fitur QRIS Antar Negara di Livin’ sudah dapat digunakan secara penuh di tiga negara yaitu Malaysia, Singapura, dan Thailand—tiga destinasi yang kerap dikunjungi masyarakat Indonesia baik untuk liburan, bisnis, maupun edukasi.

Bank Mandiri juga telah menyiapkan ekspansi QRIS ke Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan pada Agustus 2025, menjangkau lebih banyak wilayah Asia yang relevan secara ekonomi dan budaya bagi warga Indonesia.

Ekspansi ini juga akan melengkapi ekosistem pembayaran internasional Mandiri yang semakin andal dan inklusif di kawasan Asia Timur dan Tenggara.

Tap to Pay Perkuat Opsi Transaksi Internasional Livin’

Tak hanya QRIS, Livin’ by Mandiri juga memperluas fitur transaksi luar negeri melalui teknologi Tap to Pay berbasis NFC, yang dapat digunakan oleh nasabah pengguna Android dengan ponsel berteknologi NFC aktif.

Dengan fitur ini, pengguna cukup menempelkan ponsel mereka ke mesin EDC yang terhubung ke jaringan Visa atau MasterCard untuk menyelesaikan transaksi.

Langkah ini menjadi alternatif baru yang mendukung kenyamanan nasabah saat bertransaksi di luar negeri, sekaligus mempertegas positioning Livin’ by Mandiri sebagai platform finansial masa depan yang menyatukan teknologi, keamanan, dan kenyamanan dalam satu genggaman.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.