JAKARTA, BursaNusantara.com – Pemerintah Indonesia mengusulkan berbagai stimulus ekonomi dengan potensi besar untuk mempercepat pertumbuhan, tetapi realisasi dan efektivitasnya bergantung penuh pada pelaksanaan yang tepat di lapangan.
Pemerintah Berharap Stimulus Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Nasional
Dalam paparan terakhir, Menteri Keuangan menyebut bahwa stimulus akan mendorong konsumsi dan investasi agar ekonomi tetap solid di tengah tantangan global.
Namun, para pengamat ekonomi menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada alokasi anggaran, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur dan birokrasi.
Faktor Implementasi Jadi Kunci Utama yang Tak Boleh Diabaikan
Data menunjukkan bahwa sebagian besar potensi stimulus tersendat di tahapan distribusi, karena kendala administratif dan kurangnya koordinasi antar lembaga terkait.
Akibatnya, manfaat langsung dari stimulus terkendala karena adanya hambatan dalam penyaluran dana yang tepat sasaran dan tepat waktu.
Peluang dan Tantangan yang Muncul di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Dengan ketidakpastian dari luar negeri, keberhasilan stimulus bergantung pada kekuatan pemerintah dalam mengelola risiko dan memastikan bahwa insentif mencapai target utama.
Para pakar ekonomi menilai bahwa inovasi dalam digitalisasi birokrasi dan pengawasan ketat akan menentukan apakah stimulus mampu berkontribusi signifikan dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Selain itu, keberlanjutan dari langkah ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat agar peluang pertumbuhan tersebut bisa terealisasi secara optimal.










