Trump Ubah Narasi Keamanan Washington
WASHINGTON DC, BursaNusantara.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan sensasional dengan menyebut Washington DC pernah menjadi tempat paling tidak aman di dunia sebelum dirinya berkuasa lagi.
Pernyataan itu dilontarkan dalam pertemuan di Ruang Oval, beberapa hari usai dirinya bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska.
Trump menegaskan banyak warga yang kembali berani makan malam di ibu kota setelah bertahun-tahun menghindari karena takut kejahatan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang hadir dalam pertemuan tampak terkejut mendengar klaim berani tersebut.
Cerita Pegolf Profesional
Trump mengutip kisah seorang teman yang putranya adalah pegolf profesional dan kini berani keluar makan malam di Washington.
Menurut Trump, setahun lalu hal tersebut mustahil karena dianggap terlalu berbahaya.
Trump menyebut temannya memuji perubahan keamanan yang ia klaim sebagai hasil langsung dari kepemimpinannya.
Ia menirukan ucapan sahabatnya yang menyebut langkah itu luar biasa dan membuat warga kembali percaya diri.
Trump Serang Media
Trump juga menuding media sengaja menuduhnya bersikap diktator hanya karena kebijakan tegasnya terhadap kriminalitas.
Ia mengatakan tujuannya sederhana, yakni memberikan rasa aman bagi rakyat Amerika.
Trump menambahkan dalam dua hari terakhir restoran di Washington lebih ramai dibanding dua tahun sebelumnya.
Ia memastikan pasukan keamanan dan polisi akan tetap tinggal di Washington hingga kota benar-benar dianggap stabil.
Agenda Diplomasi Ukraina-Rusia
Trump tidak hanya bicara soal keamanan dalam negeri, tetapi juga mengungkap rencananya mempertemukan Zelensky dengan Putin.
Ia menyatakan sudah berbicara dengan Putin melalui telepon setelah mengadakan diskusi dengan pemimpin Eropa dan Zelensky di Gedung Putih.
Trump menuliskan di platform Truth Social bahwa pertemuan kedua pemimpin akan ditentukan lokasinya dalam waktu dekat.
Menurutnya, langkah ini menjadi upaya serius untuk menghentikan perang berkepanjangan di Ukraina.
Zelensky yang Terperangah
Zelensky terlihat kaget dengan gaya Trump yang lugas dan penuh percaya diri saat mengklaim keberhasilan keamanan Washington.
Sebagai pemimpin negara yang tengah berperang, Zelensky melihat pernyataan itu kontras dengan situasi global yang masih penuh ancaman.
Namun, ia tetap menghadiri pertemuan tersebut sebagai bagian dari agenda diplomasi dan perundingan damai.
Trump pun memperlihatkan strategi ganda, mengukuhkan citra domestik sekaligus memainkan peran besar di panggung internasional.











