Geser Kebawah
Aksi KorporasiHeadlinePasar

BBRI Suntik USD 49 Juta, CBRE Kian Agresif di Bisnis Energi Lepas Pantai

304
×

BBRI Suntik USD 49 Juta, CBRE Kian Agresif di Bisnis Energi Lepas Pantai

Sebarkan artikel ini

Dukungan BBRI Perkuat Transformasi Bisnis CBRE

JAKARTA, BursaNusantara.com – Setelah kehadiran dua figur strategis, Yafin Tandiono Tan dengan konsorsium pemegang 30% dan Hilong Shipping Holding Limited (HSHL) sebesar 25%, kini PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) kembali mencuri perhatian pasar lewat masuknya investor strategis ketiga: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Kehadiran BBRI mempertegas dukungan terhadap langkah transformasi bisnis CBRE di sektor energi dan maritim yang sedang berakselerasi pesat.

Sponsor
Iklan

Bank pelat merah tersebut resmi menyalurkan fasilitas kredit senilai USD 49 juta atau setara Rp803 miliar kepada CBRE untuk mendanai pelunasan pembelian kapal Hai Long 106.

Dana tersebut digunakan untuk membayar kepada HSHL sebesar USD 45 juta atau sekitar 45% dari total nilai akuisisi kapal senilai USD 100 juta atau Rp1,61 triliun.

Manajemen CBRE dalam keterbukaan informasi 4 November 2025 menjelaskan bahwa kapal Hai Long 106 dijadikan jaminan atas fasilitas kredit tersebut, yang disetujui dalam RUPSLB pada 27 Oktober 2025.

Akuisisi Kapal Besar, Langkah Strategis CBRE

Selesainya transaksi ini menandai tonggak penting bagi CBRE yang kini memiliki kapal Pipe Laying and Lifting Vessel berkapasitas besar untuk mendukung proyek-proyek offshore.

Aset strategis tersebut membuka peluang baru dalam diversifikasi pendapatan, terutama di sektor jasa pendukung energi dan kelautan.

Manajemen menilai akuisisi ini menjadi langkah kunci memperkuat posisi bisnis perseroan di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur energi nasional.

Dengan fasilitas pendanaan BBRI, CBRE kini memiliki struktur pembiayaan yang lebih solid untuk mendukung ekspansi operasional secara berkelanjutan.

Hal ini juga mencerminkan kepercayaan lembaga keuangan terhadap prospek jangka panjang perseroan yang tengah menata arah bisnis menuju sektor energi laut dalam.

Potensi Rights Issue Perkuat Modal

Masuknya fasilitas kredit dari BBRI juga memunculkan spekulasi kuat mengenai rencana aksi korporasi rights issue (RI) yang tengah dipertimbangkan CBRE.

Aksi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman eksternal.

Melalui RI, CBRE berpeluang memperoleh tambahan modal untuk mempercepat ekspansi, memperbaiki rasio keuangan, dan melakukan restrukturisasi utang.

Langkah tersebut juga sejalan dengan strategi jangka menengah CBRE yang fokus pada stabilitas finansial dan pertumbuhan aset produktif.

Jika rights issue terealisasi, perseroan dapat memperluas kapasitas operasi kapal Hai Long 106 di proyek-proyek energi nasional maupun regional.

Optimisme Kinerja Kuartal IV 2025

Manajemen CBRE optimistis kinerja keuangan mulai menunjukkan peningkatan pada kuartal IV 2025 seiring optimalisasi operasional kapal dan masuknya dukungan pembiayaan BBRI.

Kapal Hai Long 106 disebut akan menjadi aset kunci untuk mengeksekusi proyek-proyek strategis yang bernilai tinggi di bidang energi lepas pantai.

Dengan aset besar, modal tambahan, dan struktur utang yang lebih sehat, CBRE berpotensi memperkuat posisi sebagai pemain utama di sektor pendukung energi nasional.

Sentimen positif ini tercermin di pasar saham, di mana harga saham CBRE pada perdagangan Rabu (5/11) naik 0,85% ke level Rp1.180 per saham.

Dukungan sinergis antara investor strategis dan lembaga perbankan pelat merah menunjukkan kepercayaan kuat terhadap prospek bisnis CBRE dalam mendorong kemandirian energi Indonesia

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.