Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Investor Asing Borong ANTM & INCO Rp2,4 Triliun, IHSG Justru Loyo!

151
×

Investor Asing Borong ANTM & INCO Rp2,4 Triliun, IHSG Justru Loyo!

Sebarkan artikel ini
Asing Serok BRMS & ANTM Saat IHSG Terkoreksi Lagi
IHSG turun dua hari beruntun, investor asing tetap beli BRMS, ANTM, dan BBCA. Net sell asing capai Rp 282,58 miliar.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas fantastis dari investor asing pada penutupan perdagangan 24 Desember 2025, dengan net buy mencapai Rp2,4 triliun. Menariknya, aliran dana besar ini didominasi pembelian saham sektor pertambangan, khususnya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO), namun tak mampu menopang kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru ditutup melemah 0,5%.

Data transaksi menunjukkan bahwa meskipun ada pembelian signifikan dari investor luar negeri, tekanan jual dari pelaku pasar domestik atau sektor lainnya kemungkinan besar mendominasi pergerakan indeks secara keseluruhan. Saham ANTM dan INCO menjadi primadona bagi investor asing, menunjukkan minat yang kuat terhadap komoditas dan sektor pertambangan di tengah dinamika pasar global.

Sponsor
Iklan

Pelemahan IHSG sebesar 0,5% ini menimbulkan pertanyaan di kalangan analis mengenai faktor-faktor pemicu di balik koreksi tersebut. Meskipun material tidak merinci sektor pemicu pelemahan, umumnya hal ini bisa disebabkan oleh aksi profit taking di saham-saham berkapitalisasi besar di luar sektor yang diminati asing, sentimen negatif dari pasar regional atau global, maupun kekhawatiran terhadap data ekonomi makro yang belum rilis. Fluktuasi ini mengindikasikan bahwa meskipun likuiditas asing melimpah, pasar masih menghadapi tantangan yang kompleks dan sentimen pasar secara keseluruhan belum sepenuhnya positif.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.