Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Manuver DADA: Pengendali Lepas 600 Juta Saham, Sinyal Exit?

213
×

Manuver DADA: Pengendali Lepas 600 Juta Saham, Sinyal Exit?

Sebarkan artikel ini
Kadin Ramal Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,4%, Ini Rahasianya!
PT KPII lepas 600 juta saham DADA di harga Rp67. Kepemilikan menyusut drastis, manajemen klaim butuh likuiditas. Benarkah ada investor raksasa yang masuk?

Teka-Teki Divestasi DADA: Pengendali Buang 600 Juta Saham, Siapa Penampungnya?

JAKARTA – Langkah PT Karya Permata Inovasi Indonesia (KPII) kembali memicu spekulasi panas di lantai bursa.

Sebagai pemegang saham pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA), KPII baru saja melaporkan pelepasan saham dalam jumlah masif di awal Januari 2026, yang membuat porsi kepemilikan mereka kian tergerus.

Sponsor
Iklan

Obral Saham di Harga Rp67

Berdasarkan data keterbukaan informasi, pada 7 Januari 2026, KPII melepas 600 juta lembar saham DADA dengan harga pelaksanaan Rp67 per saham.

Transaksi ini otomatis memangkas porsi kepemilikan pengendali ke angka 21,53% atau sekitar 1,6 miliar lembar saham.

Angka ini sangat kontras jika dibandingkan saat perusahaan melakukan IPO, di mana KPII menguasai hingga 69,58% saham. Meski terjadi penyusutan drastis, manajemen bersikeras bahwa kendali perusahaan masih berada di tangan yang sama.

Dalih Likuiditas vs Riwayat “Trading” Pengendali

Manajemen DADA mengklarifikasi bahwa aksi jual ini murni untuk memenuhi kebutuhan likuiditas internal KPII dan strategi pengelolaan portofolio. Namun, para pelaku pasar mencatat riwayat transaksi pengendali yang cukup “unik” sepanjang 2025.

Pada periode Agustus hingga Oktober 2025, pengendali sempat menjual saham di harga sangat rendah (Rp6-Rp9), namun kembali melakukan aksi beli saat harga bergejolak di level Rp152-Rp190.

Pola transaksi aktif ini pula yang sebelumnya berhasil membawa DADA keluar dari Papan Pemantauan Khusus menuju Papan Pengembangan.

Karpet Merah untuk Investor Strategis?

Di balik layar, menyusutnya porsi saham pengendali ini memicu rumor yang lebih besar. Muncul kabar bahwa DADA tengah melakukan penjajakan serius dengan investor strategis, baik dari dalam maupun luar negeri.

Penjualan saham oleh pengendali lama seringkali dianggap sebagai upaya membuka ruang (slot) bagi masuknya pemegang saham baru yang lebih kuat secara permodalan.

Jika benar, suntikan modal dari investor baru ini diharapkan mampu menjadi mesin pertumbuhan untuk proyek-proyek properti DADA di masa depan.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.