Geser Kebawah
BisnisPerdagangan & Industri

MPXL Sabet Kontrak PLTA Cisokan Rp19 M, Saham Rebound?

292
×

MPXL Sabet Kontrak PLTA Cisokan Rp19 M, Saham Rebound?

Sebarkan artikel ini
MPXL Sabet Kontrak PLTA Cisokan Rp19 M, Saham Rebound
PT MPX Logistics (MPXL) raih kontrak angkutan material PLTA Cisokan senilai Rp19 Miliar. Cek detail kerja sama tripartit & analisis pergerakan sahamnya di sini!

Gedor Proyek Strategis Nasional: MPXL Amankan Kontrak Rp19 Miliar di PLTA Cisokan

JAKARTA – Emiten transportasi dan logistik, PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), sukses memperkuat portofolio bisnisnya di awal tahun 2026.

Melalui keterbukaan informasi, MPXL mengumumkan perolehan kontrak baru untuk mendukung pembangunan Proyek PLTA Cisokan, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Bandung Barat.

Sponsor
Iklan

Sinergi Tripartit untuk Infrastruktur Hijau

Penandatanganan kontrak yang dilakukan pada Senin (26/1/2026) ini melibatkan skema kerja sama tripartit yang solid. James S. Chandra, Direktur sekaligus Corporate Secretary MPXL, menjelaskan bahwa kerja sama ini menyatukan tiga kekuatan utama:

  • PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya
  • PT MPX Logistics International Tbk (MPXL)
  • PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah

Dalam kontrak berdurasi satu tahun ini, MPXL bertanggung jawab penuh atas kegiatan pengangkutan dan pemanfaatan limbah abu batu bara yang akan digunakan sebagai material pendukung pembangunan infrastruktur PLTA tersebut. Nilai kontrak ini diperkirakan menembus angka Rp19 miliar.

Dampak Fundamental dan Strategis

Langkah ini dipandang strategis bagi MPXL untuk menegaskan perannya dalam ekosistem infrastruktur nasional.

Manajemen optimis bahwa keterlibatan dalam proyek pemerintah akan memberikan nilai tambah bagi portofolio perusahaan, sekaligus mendukung percepatan transisi energi melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga air.

Kondisi Pasar: Peluang di Tengah Koreksi Tajam

Meskipun fundamental perusahaan mendapat suntikan positif, harga saham MPXL terpantau masih bergerak anomali. Pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, MPXL terkoreksi tipis 0,56% ke level Rp179 per saham.

Jika melihat riwayat pergerakannya, saham MPXL telah mengalami tekanan jual yang cukup dalam:

  • Penurunan Year to Date (ytd): Anjlok drastis sebesar 39,12%.
  • Puncak Tertinggi: Sempat menyentuh level Rp294 per saham pada 2 Januari 2026.
  • Selisih Poin: Terdiskon hingga 115 poin dari harga tertingginya dalam setahun terakhir.

Bagi para pengamat pasar modal, kontrak baru senilai Rp19 miliar ini diharapkan menjadi katalisator bagi harga saham MPXL untuk segera rebound dan keluar dari zona jenuh jual.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.