Geser Kebawah
Aksi KorporasiHeadlinePasar

IPO HGII: PT Hero Global Investment Peluang Investasi di Energi Terbarukan

220
×

IPO HGII: PT Hero Global Investment Peluang Investasi di Energi Terbarukan

Sebarkan artikel ini
ipo hgii pt hero global investment peluang investasi di energi terbarukan kompres
IPO HGII Bersaing dengan PTBA, ADRO, dan BREN. PT Hero Global Investment Tbk di sektor energi baru terbarukan dengan target dana hingga Rp299 miliar.

PT Hero Global Investment Tbk: Peluang Investasi Masa Depan di Energi Baru Terbarukan

JAKARTA, BursaNusantara.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyambut salah satu pemain baru di sektor energi baru terbarukan (EBT) melalui penawaran umum perdana saham (IPO) PT Hero Global Investment Tbk (“Perseroan”) HGII. IPO ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan energi berkelanjutan di Indonesia, sekaligus memberikan peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam sektor yang tengah berkembang pesat.

Sponsor
Iklan

Profil Perusahaan

PT Hero Global Investment Tbk adalah perusahaan holding yang fokus pada pengembangan energi baru terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan tenaga minihidro (PLTM). Dengan kantor pusat di Jakarta dan proyek utama di Sumatera Utara, perusahaan ini berkomitmen untuk menjadi pemain utama dalam transisi energi bersih di Indonesia.

Misi dan Visi:

  1. Menyediakan solusi energi berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
  2. Menjadi perusahaan terdepan di bidang energi baru terbarukan di Asia Tenggara.
  3. Mengedepankan efisiensi dan keberlanjutan dalam setiap proyek yang dikelola.

Sejak berdiri, Perseroan telah menunjukkan dedikasi tinggi terhadap pengembangan teknologi energi bersih dan telah menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk PLN dan perusahaan internasional seperti SEP International Netherlands B.V.


Detail Penawaran Umum Perdana Saham (IPO)

IPO HGII PT Hero Global Investment Tbk dirancang untuk menarik perhatian investor yang mencari peluang di sektor energi baru terbarukan. Berikut adalah rincian penawaran:

  • Jumlah Saham yang Ditawarkan: 1,3 miliar saham atau 20% dari modal disetor penuh.
  • Nilai Nominal: Rp25 per saham.
  • Harga Penawaran: Rp200 – Rp230 per saham.
  • Total Dana Maksimum: Rp299 miliar.

Jadwal Sementara IPO:

  1. Masa Penawaran Awal: 18 – 23 Desember 2024.
  2. Perkiraan Tanggal Efektif: 31 Desember 2024.
  3. Masa Penawaran Umum: 3 – 7 Januari 2025.
  4. Pencatatan di BEI: 9 Januari 2025.

Rencana Penggunaan Dana IPO

Dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan untuk mendukung ekspansi usaha, dengan alokasi sebagai berikut:

  1. 66% untuk PT Siantar Sitanduk Energi (SSE):
    • 90,9% untuk belanja modal proyek PLTA kapasitas 25 MW di Sumatera Utara.
    • 9,1% untuk modal kerja Proyek SS.
  2. 31% untuk PT Multiprima Hidro Energi (MHE):
    • 80,6% untuk belanja modal proyek PLTM kapasitas 10 MW di Sumatera Utara.
    • 19,4% untuk modal kerja Proyek LO.
  3. 3% untuk Modal Kerja Perseroan:
    • Mendukung operasional utama, termasuk studi awal untuk proyek energi baru terbarukan seperti biomassa, biogas, dan tenaga surya.

Struktur Pemegang Saham Sebelum dan Sesudah IPO

Sebelum IPO:

  • Rudy Chandra: 34%.
  • Robert Njo: 33%.
  • Hendrianto Thamrin: 33%.

Sesudah IPO:

  • Rudy Chandra: 27,2%.
  • Robert Njo: 26,4%.
  • Hendrianto Thamrin: 26,4%.
  • Publik: 20%.

Setelah IPO, pemegang saham pengendali berencana mengalihkan sebagian saham mereka kepada SEP International Netherlands B.V., yang merupakan anak perusahaan dari Shikoku Electric Power Company, Inc. Hal ini dilakukan untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang Perseroan.


Kinerja Keuangan dan Valuasi Saham

Ikhtisar Keuangan:

  1. Total Aset (30 Juni 2024): Rp727,9 miliar.
  2. Total Liabilitas (30 Juni 2024): Rp258,3 miliar.
  3. Total Ekuitas (30 Juni 2024): Rp469,5 miliar.
  4. Pendapatan (Semester I 2024): Rp56,5 miliar.
  5. Laba Bersih (Semester I 2024): Rp26,3 miliar.

Valuasi Saham:

  • Dengan harga IPO, rasio Price-to-Earnings (P/E) berada pada kisaran 8–9x.
  • Rasio Price-to-Book Value (P/BV): 1,5–2,0x.

Valuasi ini menarik dibandingkan dengan perusahaan sejenis di sektor energi baru terbarukan, yang umumnya memiliki rasio P/E di atas 10x.


Analisis dan Prospek Bisnis

Kompetitor Utama di Sektor Energi Baru Terbarukan

PT Hero Global Investment Tbk akan berkompetisi dengan beberapa pemain besar yang sudah lebih dahulu eksis di sektor energi baru terbarukan, yaitu:

  1. PT Bukit Asam Tbk (PTBA): Meskipun terkenal sebagai perusahaan tambang batu bara, PTBA telah mulai mengembangkan energi baru terbarukan melalui proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan biomassa untuk mendukung transisi energi.
  2. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO): ADRO memiliki unit bisnis energi hijau bernama Adaro Green Energy yang fokus pada pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya dan diversifikasi energi ramah lingkungan.
  3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Bagian dari Barito Pacific Group, BREN fokus pada pengembangan energi panas bumi (geothermal) melalui Star Energy, salah satu produsen terbesar di Indonesia.

Peluang Investasi:

  1. Potensi Pasar EBT:
    • Pemerintah Indonesia menargetkan 23% bauran energi berasal dari EBT pada 2025.
    • Pasar global untuk energi terbarukan diperkirakan tumbuh dengan CAGR sebesar 8% selama 2023–2030.
  2. Proyek Strategis:
    • Proyek PLTA dan PLTM di Sumatera Utara berpotensi memberikan arus kas stabil dalam jangka panjang.
  3. Kemitraan Internasional:
    • Dukungan dari Shikoku Electric Power Company, Inc. memberikan kepercayaan lebih kepada investor.

Tantangan Bisnis:

  1. Ketergantungan pada PLN: Sebagian besar pendapatan berasal dari satu pelanggan utama.
  2. Fluktuasi Nilai Tukar: Risiko nilai tukar dapat memengaruhi biaya operasional.
  3. Persaingan Pasar: Industri EBT semakin kompetitif dengan masuknya pemain baru.

Kesimpulan: Apakah IPO HGII PT Hero Global Investment Tbk Layak?

IPO HGII PT Hero Global Investment Tbk menawarkan peluang menarik bagi investor yang ingin berpartisipasi dalam transisi energi bersih Indonesia. Dengan prospek pertumbuhan tinggi, valuasi kompetitif, dan dukungan mitra internasional, saham ini cocok untuk investor jangka panjang. Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko seperti ketergantungan pada PLN dan fluktuasi nilai tukar.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.