Prospek Sektor Perunggasan: Saham CPIN dan JPFA Diganjar Rating Beli
JAKARTA, BursaNusantara.com – Industri perunggasan (poultry) di Indonesia terus menunjukkan daya tarik tersendiri bagi investor, meskipun sektor ini menghadapi tantangan fluktuasi harga.
Dua saham unggulan, yaitu PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), kembali mendapatkan rekomendasi beli dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Bagaimana potensi cuan dari kedua saham ini di tengah dinamika pasar?
Harga Pasar DOC dan Ayam Pedaging Desember 2024
Pada Desember 2024, rata-rata harga anak ayam usia sehari (day old chicks/DOC) dan ayam pedaging (broiler) mengalami tekanan.
Rata-rata harga DOC di Jawa Barat turun 17,1% secara bulanan (month-on-month/mom) menjadi Rp 5.724/ekor. Tren ini menandai kontraksi harga selama empat bulan berturut-turut sepanjang 2024.
Sementara itu, harga ayam pedaging di Jawa Barat juga mengalami penurunan sebesar 1,6% mom menjadi Rp 19.862/kg.
Meskipun demikian, secara kuartalan, rata-rata harga pasar DOC dan ayam pedaging pada kuartal IV-2024 justru mencatat kenaikan yang signifikan.
Harga DOC naik 13,6% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter/qoq) dan melesat 64,1% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 6.144/ekor.
Harga ayam pedaging juga naik 10% qoq atau 10,4% yoy menjadi Rp 20.174/kg.
Dinamika Harga Bahan Baku
Selain pergerakan harga DOC dan ayam pedaging, harga bahan baku utama seperti jagung dan bungkil kedelai (soybean meal/SBM) juga menjadi perhatian.
Pada Desember 2024, harga jagung domestik tercatat sebesar Rp 6.107/kg, turun tipis 0,1% mom. Harga SBM di pasar global juga terkoreksi 0,7% mom menjadi US$ 290/ton.
Namun, secara kumulatif, harga jagung domestik naik 5,9% qoq meski turun 13,8% yoy, sedangkan harga SBM naik 10,1% qoq meski anjlok 28,8% yoy.
Rekomendasi Saham: CPIN dan JPFA
Dengan mempertimbangkan berbagai faktor, Mirae Asset Sekuritas tetap optimis terhadap prospek sektor perunggasan.
Rekomendasi overweight dipertahankan untuk sektor ini karena potensi pertumbuhan yang menarik, seiring pemulihan daya beli masyarakat dan dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Saham CPIN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 6.250 per saham. Jika mengacu pada harga saat ini, potensi cuan yang dapat diraih investor mencapai 31,5%.
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA): Saham JPFA juga mendapat rekomendasi beli dengan target harga Rp 2.400 per saham. Potensi cuan yang ditawarkan sebesar 18,8%.
Risiko Investasi di Sektor Perunggasan
Meskipun prospek sektor perunggasan terlihat cerah, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan:
- Harga DOC dan ayam pedaging yang lebih rendah dari ekspektasi.
- Pemulihan daya beli masyarakat yang lebih lambat dari perkiraan.
- Biaya input seperti jagung dan SBM yang meningkat di luar ekspektasi.
- Efektivitas program MBG yang tidak sesuai prediksi.
Industri perunggasan tetap menjadi sektor yang menarik di tengah tantangan pasar. Dengan rekomendasi beli pada saham CPIN dan JPFA, investor memiliki peluang untuk meraih potensi cuan yang signifikan.
Namun, penting untuk tetap memperhatikan risiko yang ada agar strategi investasi berjalan optimal.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.









