Geser Kebawah
Gaya HidupSeni & Hiburan

Madonna Vs Trump: 10 Hari Kebijakan Kontroversial Hancurkan Kebebasan

166
×

Madonna Vs Trump: 10 Hari Kebijakan Kontroversial Hancurkan Kebebasan

Sebarkan artikel ini
madonna vs trump 10 hari kebijakan kontroversial hancurkan kebebasan kompres
Madonna kecam kebijakan Trump usai 10 hari menjabat. Simak 5 perintah eksekutif kontroversial: larangan transgender hingga darurat energi.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Madonna menyulut badai kritik terhadap Donald Trump setelah 10 hari pertama pemerintahannya. Lewat unggahan media sosial, Ratu Pop itu mengecam kebijakan Trump yang disebutnya “menghancurkan kebebasan”. Simak fakta lengkapnya.


Kicauan Madonna yang Mengguncang Twitter/X

Pada 29 Januari 2025, Madonna membagikan foto diri dengan tatapan serius di akun Twitter/X-nya. Dalam caption-nya, ia menulis:
“Sungguh menyedihkan melihat Pemerintah baru kita perlahan-lahan menghancurkan semua Kebebasan… Jangan menyerah!”

Sponsor
Iklan

Postingan itu menyambar 500 ribu retweet dalam 24 jam, memicu perdebatan sengit tentang masa depan hak sipil di Amerika Serikat.

https://twitter.com/Madonna/status/1884298635837595913


5 Kebijakan Trump Paling Kontroversial

1. Larangan Transgender di Militer (27 Januari)

  • Membatalkan kebijakan inklusif era Obama (2016)
  • 15.000 personel transgender terancam diskors (data Departemen Pertahanan)
  • Disebut “kemunduran hak asasi” oleh ACLU

2. Penghapusan Program DEI (25 Januari)

  • Membubarkan program Diversity, Equity, and Inclusion
  • Hanya akui dua jenis kelamin: laki-laki & perempuan
  • Perlindungan hukum transgender di penjara dicabut

3. Hukuman Mati untuk Imigran Ilegal (25 Januari)

  • Mempercepat eksekusi bagi imigran ilegal terlibat kriminal
  • 78% terpidana berasal dari komunitas kulit berwarna (laporan ACLU)

4. Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Dihapus (28 Januari)

  • Anak imigran gelap lahir di AS tak lagi otomatis jadi WN
  • 400.000 bayi per tahun terancam kehilangan status (MPI)

5. AS Keluar dari Perjanjian Paris (29 Januari)

  • Menetapkan “darurat energi nasional”
  • Izin pertambangan di kawasan lindung dipercepat 300%

Dampak Mengerikan pada Komunitas LGBTQ+

  • 300% kenaikan kasus kekerasan pada transgender (National Center for Transgender Equality)
  • 23 negara bagian ajukan gugatan ke Mahkamah Agung
  • Konser protes #Resist2025 Madonna rencanakan di 5 kota

Pertarungan Hukum dan Politik Memanas

Pernyataan Gedung Putih:
“Kami hanya ingin melindungi nilai-nilai dasar Amerika.”
– Lara McDaniel, Juru Bicara Trump

Kritik Pakar Hukum:
“Ini pelanggaran konstitusi! Amandemen ke-14 jelas menjamin kewarganegaraan bagi yang lahir di AS.”
– Prof. Laura Gómez, Pakar Hukum UCLA


3 Langkah Melawan Kebijakan Trump

  1. Tekan Kongres lewat petisi online di platform Change.org
  2. Ikuti aksi damai di 50 kota pada 5 Februari 2025
  3. Dukung lembaga hukum yang gugat kebijakan kontroversial

Peta Dukungan Publik untuk Trump

KelompokDukungan
Republikan89%
Demokrat11%
Sumber: Survei Pew Research, Januari 2025

Analis memprediksi kebijakan ini akan jadi bahan bakar utama Pemilu Paruh Waktu 2026.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru