Presiden Prabowo Sakit, Tak Hadiri Acara Resmi
JAKARTA, BursaNusantara.com – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan sedang sakit setelah absen dari acara peresmian Kuil Hindu Dewa Murugan di Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (2/2/2024). Informasi ini disampaikan langsung oleh adiknya, Hashim Sujono Djojohadikusumo.
“Ya karena beliau (Prabowo) enggak enak badan,” ujar Hashim kepada wartawan saat menghadiri acara tersebut.
Hashim mewakili Presiden Prabowo dalam peresmian tersebut, menegaskan bahwa ketidakhadiran sang Presiden murni karena kondisi kesehatan yang kurang baik.
Jadwal Padat, Prabowo Baru Saja Pulang dari Lawatan ke India dan Malaysia
Presiden Prabowo baru saja menyelesaikan perjalanan dinasnya ke India dan Malaysia dalam rentang waktu 23-27 Januari 2025.
Kunjungan ke India
Pada 23 Januari 2025, Presiden Prabowo berangkat ke India dan mendapatkan penyambutan kenegaraan dari Presiden Draupadi Murmu dan Perdana Menteri Narendra Modi. Dalam pertemuan bilateral, mereka membahas berbagai kerja sama, termasuk sektor perdagangan, investasi, pariwisata, energi, teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan infrastruktur.
“Kami membuka perekonomian kami terhadap partisipasi investasi di bidang infrastruktur dan kami mengundang India untuk mengambil bagian dalam program infrastruktur Indonesia di segala bidang,” kata Prabowo dalam keterangannya.
Pertemuan dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim
Setelah dari India, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Malaysia pada 26 Januari 2025. Ia bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, guna membahas peningkatan sinergi antara kedua negara.
“Kita punya hubungan sejarah, kita punya hubungan darah, kita punya hubungan budaya, kita bahkan punya hubungan etnis. Kalau tidak salah, banyak pemimpin-pemimpin Malaysia yang masih punya keluarga di Indonesia. Banyak sekali hubungan ini. Jadi saya merasa bahwa hal ini harus membuat hubungan antara Malaysia dan Indonesia lebih khas,” ungkap Prabowo.
Prabowo Pernah Berujar: Presiden Tidak Boleh Sakit
Dalam sebuah kesempatan, Presiden Prabowo sempat menyinggung tentang tanggung jawab besar yang diemban seorang kepala negara. Pada Munas Kadin di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (16/1/2025), Prabowo secara bercanda mengatakan bahwa seorang Presiden tidak boleh sakit, bahkan flu sekalipun.
“Pemimpin harus kompak, siapa nomor satu, dua, tiga, enggak masalah. Nanti gantian saja, iya kan? Gantian saja, jangan semuanya. Kamu kira jadi presiden enak? Jadi presiden tuh enggak boleh flu, tau gak?” ucapnya.
Ucapan tersebut kini menjadi sorotan setelah ia dikabarkan tidak enak badan dan harus absen dari agenda publik.
Bagaimana Dampaknya?
Meskipun kondisi kesehatan Presiden Prabowo tidak dijelaskan secara rinci, absennya beliau dari acara publik menimbulkan berbagai spekulasi. Beberapa pihak mengaitkannya dengan agenda luar negeri yang padat, yang bisa saja memengaruhi kesehatannya. Namun, pihak Istana belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut.
Publik berharap Presiden Prabowo segera pulih dan kembali menjalankan tugas kenegaraannya dengan optimal. Bagaimanapun, kondisi kesehatan seorang pemimpin sangat berpengaruh terhadap stabilitas pemerintahan dan kebijakan yang dijalankan.
Ketidakhadiran Presiden Prabowo dalam peresmian Kuil Hindu Dewa Murugan menimbulkan pertanyaan publik. Jadwal padat kunjungan luar negeri diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesehatannya. Meski demikian, pihak terdekatnya memastikan bahwa kondisinya hanya kurang sehat dan diharapkan segera pulih.
Masyarakat dan jajaran pemerintah tentu berharap agar Presiden Prabowo segera kembali beraktivitas seperti biasa dan menjalankan tanggung jawabnya dalam memimpin Indonesia.











