Geser Kebawah
KriptoPasar

Bitcoin Tembus US$ 100 Ribu Usai Trump Tunda Tarif Meksiko

157
×

Bitcoin Tembus US$ 100 Ribu Usai Trump Tunda Tarif Meksiko

Sebarkan artikel ini
bitcoin tembus us$ 100 ribu usai trump tunda tarif meksiko kompres
Harga Bitcoin melesat ke US$ 100 ribu setelah Donald Trump menunda tarif terhadap Meksiko. Kapitalisasi pasar kripto global naik tajam.

Bitcoin Tembus US$ 100 Ribu, Pasar Kripto Menguat Usai Trump Tunda Tarif Meksiko

JAKARTA, BursaNusantara.com – Harga Bitcoin (BTC) kembali menembus level psikologis US$ 100 ribu setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan penundaan tarif baru terhadap Meksiko. Keputusan ini langsung disambut positif oleh pasar kripto yang dalam 24 jam terakhir mencatatkan lonjakan signifikan.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap pada Selasa (4/2/2025) pukul 07.00 WIB, kapitalisasi pasar kripto global melonjak 3,77% menjadi US$ 3,35 triliun. Bitcoin sendiri mengalami kenaikan 4,18% dalam sehari dan diperdagangkan di level US$ 101.547 per koin atau sekitar Rp 1,66 miliar (kurs Rp 16.435 per USD).

Sponsor
Iklan

Tidak hanya Bitcoin, beberapa altcoin utama juga mengalami penguatan. Ethereum (ETH) naik 1,1% menjadi US$ 2.885 per koin, sementara Binance Coin (BNB) mengalami kenaikan 0,21% menjadi US$ 618 per koin.


Penundaan Tarif AS-Meksiko Jadi Pemicu Kenaikan Bitcoin

Menurut laporan CoinDesk, lonjakan harga Bitcoin dipicu oleh meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan Meksiko. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, berhasil mencapai kesepakatan dengan Trump terkait upaya pengurangan penyelundupan senjata dan narkotika di perbatasan kedua negara.

Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Sheinbaum setuju untuk mengerahkan 10.000 tentara guna memperketat pengamanan perbatasan. Kesepakatan ini membuat Trump menunda rencana pengenaan tarif impor terhadap Meksiko selama satu bulan ke depan.

Investor merespons positif kabar ini, tercermin dari lonjakan prediksi di Polymarket yang menunjukkan bahwa peluang Trump mencabut tarif sebelum Mei 2025 meningkat dari 50% menjadi 80%.


Dampak terhadap Kapitalisasi Pasar Kripto

Langkah politik ini membawa angin segar bagi aset digital, terutama Bitcoin. Sejak awal 2025, Bitcoin mengalami volatilitas tinggi akibat ketidakpastian kebijakan ekonomi AS, namun kali ini kripto unggulan tersebut menunjukkan ketahanan kuat di tengah ketidakpastian global.

Analis dari Bitfinex mencatat bahwa lonjakan harga Bitcoin pasca pengumuman Trump menandakan sentimen positif yang kuat dari investor. “Bitcoin sebagai aset dengan risiko tinggi cenderung merespons kebijakan ekonomi makro dengan volatilitas tinggi. Namun, dalam jangka panjang, fundamental BTC tetap solid dengan adopsi yang terus meningkat,” ungkap laporan Bitfinex.


Trump Beri Sinyal Adopsi Aset Digital

Selain kebijakan tarif, Presiden Trump juga menandatangani perintah eksekutif yang mengejutkan pasar. Ia menginstruksikan Departemen Keuangan dan Departemen Perdagangan untuk membentuk dana kekayaan negara berbasis aset digital. Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa AS mulai mempertimbangkan Bitcoin dan aset digital lainnya sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional.

Keputusan ini disambut baik oleh komunitas kripto, mengingat sebelumnya regulator AS kerap mengambil sikap keras terhadap industri ini. Jika inisiatif ini terealisasi, maka Bitcoin berpotensi semakin diterima sebagai instrumen investasi utama di tingkat institusional.


Prospek Bitcoin ke Depan

Meskipun kenaikan harga Bitcoin saat ini menggembirakan, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi di masa mendatang. Faktor-faktor seperti kebijakan suku bunga Federal Reserve, regulasi aset digital, serta perkembangan geopolitik masih bisa mempengaruhi volatilitas harga Bitcoin.

Namun, dengan adopsi yang semakin luas dan kebijakan ekonomi yang mulai mendukung, banyak analis percaya bahwa Bitcoin berpotensi mencapai level harga yang lebih tinggi pada tahun ini.

Sebagai aset dengan suplai terbatas, Bitcoin terus menunjukkan perannya sebagai “emas digital” yang semakin diminati di tengah ketidakpastian ekonomi global.


Keputusan Trump untuk menunda tarif terhadap Meksiko telah membawa dampak positif bagi pasar kripto, mendorong harga Bitcoin kembali ke level US$ 100 ribu. Selain itu, langkah AS dalam mempertimbangkan aset digital sebagai bagian dari strategi ekonomi memberikan sentimen bullish bagi investor.

Meskipun masih ada tantangan di depan, optimisme terhadap Bitcoin dan aset digital lainnya tetap tinggi, dengan prospek jangka panjang yang semakin menjanjikan di pasar global.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.