Aksi KorporasiHeadlinePasar

Adaro Bangun 500 Rumah Gratis Dukung Program 3 Juta Rumah

203
Adaro Bangun 500 Rumah Gratis Dukung Program 3 Juta Rumah
Grup Adaro membangun 500 unit rumah gratis untuk masyarakat berpenghasilan rendah, mendukung program 3 juta rumah dari pemerintah.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Grup Adaro resmi membangun 500 unit rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program “Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat,” yang sejalan dengan target pemerintah dalam Program Strategis Nasional (PSN) 3 juta rumah.

Peletakan batu pertama proyek ini telah dilakukan pada Kamis (20/3/2025) dan pembangunan akan dilakukan secara bertahap di wilayah operasional Adaro.

Adaro Dukung Program Perumahan Nasional

Direktur PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sekaligus Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, menegaskan bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Selain persoalan ketersediaan, masih banyak rumah yang tidak layak huni di Indonesia.

“Hal ini mendorong kami untuk berkontribusi dalam program pemerintah dengan membangun 500 rumah gratis Adaro. Rumah ini ditargetkan dapat diserahterimakan pada akhir tahun 2025 kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi syarat,” ujar Priyadi, dikutip Sabtu (22/3/2025).

Spesifikasi Rumah dan Fasilitas

Pembangunan 500 unit rumah ini akan dilakukan secara bertahap hingga akhir 2025. Setiap rumah akan dibangun di atas lahan seluas 60 meter persegi dengan tipe bangunan 36 meter persegi. Spesifikasinya mencakup:

  • 2 kamar tidur
  • 1 kamar mandi
  • Ruang tamu
  • Dapur
  • Teras

Selain itu, kawasan perumahan ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum seperti gedung serba guna, area parkir, serta ruang terbuka hijau untuk aktivitas masyarakat. Adaro juga memastikan adanya sistem drainase yang baik guna menghindari potensi banjir di wilayah perumahan tersebut.

Pemanfaatan Material Ramah Lingkungan

Dalam proses pembangunannya, Adaro akan menggunakan fly ash dan bottom ash (FABA) dari sisa pembakaran batubara sebagai bahan baku batako dinding dan paving block. Material ini dinilai memiliki kualitas lebih baik dengan spesifikasi ukuran dan uji kekuatan tekan yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Selain itu, Adaro berencana melibatkan masyarakat setempat dalam pembuatan material konstruksi berbasis FABA. Program ini diharapkan tidak hanya menyediakan hunian layak tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.

Dukungan Pemerintah dan Seremoni Peletakan Batu Pertama

Pembangunan rumah gratis ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Acara groundbreaking yang berlangsung di Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, dihadiri oleh beberapa pejabat penting, antara lain:

  • Imran, Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP
  • Surya Herjuna, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM
  • Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong
  • Priyadi, Direktur PT Adaro Andalan Indonesia Tbk sekaligus Presiden Direktur PT Adaro Indonesia

Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Pemerintah terus berupaya mengatasi backlog perumahan dan mempercepat akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Program 3 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menjadi prioritas dalam mengentaskan kemiskinan.

Adaro Bangun 500 Rumah Gratis Dukung Program 3 Juta Rumah

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas kementerian dan dukungan sektor swasta, termasuk Grup Adaro yang kini berperan aktif dalam mewujudkan target tersebut. Keberadaan 500 rumah gratis ini diharapkan dapat mempercepat realisasi hunian layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain pembangunan rumah, pemerintah juga tengah mengembangkan skema pembiayaan yang lebih fleksibel bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk subsidi perumahan dan fasilitas kredit kepemilikan rumah dengan bunga ringan. Hal ini diharapkan semakin mempercepat akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version