Geser Kebawah
BisnisInfrastruktur

Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp257,2 Miliar Awal 2025

165
×

Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp257,2 Miliar Awal 2025

Sebarkan artikel ini
Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp257,2 Miliar Awal 2025
Adhi Karya raih kontrak baru Rp257,2 miliar per Januari 2025. Walau anggaran infrastruktur dipangkas, target 2025 naik 30-40% guna dorong pembangunan & aman!

Strategi dan Target Pertumbuhan 2025

Target Kenaikan Kontrak Baru

ADHI menargetkan kenaikan nilai kontrak baru di tahun 2025 sebesar 30% hingga 40% dibandingkan dengan tahun 2024. Hal ini menunjukkan optimisme manajemen perusahaan meskipun kondisi ekonomi sedang mengalami penyesuaian anggaran. Rozi Sparta menyebutkan,

Sponsor
Iklan

“Kami menargetkan pertumbuhan kontrak baru yang lebih tinggi dengan memaksimalkan peluang di segmen proyek BUMN dan swasta.”

Strategi ini melibatkan optimalisasi pengeluaran modal (CAPEX) dan biaya operasional (OPEX), yang merupakan dua pilar penting untuk mendukung efisiensi proyek dan memperkuat struktur keuangan perusahaan.

Optimalisasi CAPEX dan OPEX

Dalam menghadapi dinamika perubahan anggaran, ADHI menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan CAPEX dan OPEX.

Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menekan biaya, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi operasional sehingga proyek dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan.

Rozi menjelaskan bahwa penyesuaian ini sangat penting mengingat adanya tekanan dari pemerintah yang melakukan reprioritisasi program dan anggaran, khususnya dalam sektor infrastruktur.

Implikasi Terhadap Industri dan Prospek Masa Depan

Dampak Pemangkasan Anggaran Pemerintah

Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan efisiensi telah berdampak signifikan pada sektor infrastruktur.

Pengurangan pagu anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dari Rp110,95 triliun menjadi Rp29,57 triliun menjadi tantangan tersendiri bagi pelaksana proyek.

Meskipun demikian, pengalaman ADHI dalam meraih kontrak pemerintah menunjukkan bahwa perusahaan mampu mengatasi tekanan tersebut dengan strategi yang tepat dan fokus pada efisiensi operasional.

Prospek Pertumbuhan dan Inovasi Proyek

Dengan perolehan kontrak baru senilai Rp257,2 miliar dan target kenaikan kontrak sebesar 30%-40% pada tahun 2025, ADHI optimistis dapat terus tumbuh di tengah tantangan anggaran.

Strategi diversifikasi melalui penguatan kontrak pemerintah dan eksplorasi peluang di sektor swasta diharapkan akan menjadi pendorong utama pertumbuhan.

Peningkatan efisiensi melalui optimalisasi CAPEX dan OPEX juga akan memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi kinerja keuangan ADHI, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.


Langkah strategis yang ditempuh oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk menunjukkan bahwa meskipun dihadapkan pada penyesuaian anggaran infrastruktur, perusahaan tetap mampu meraih kontrak baru yang signifikan.

Dengan target kenaikan kontrak baru di tahun 2025 dan strategi pengelolaan biaya yang optimal, ADHI berada pada posisi yang kuat untuk mendukung pembangunan nasional.

BursaNusantara.com akan terus memantau perkembangan strategi dan kinerja ADHI, serta menyajikan analisis mendalam agar para investor dan pembaca mendapatkan informasi terkini yang akurat mengenai dinamika pasar dan prospek pertumbuhan sektor infrastruktur di Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru