Geser Kebawah
BisnisInfrastruktur

ADHI Tetapkan Laba Naik 18%, Rombak Pengurus Ditiadakan

73
×

ADHI Tetapkan Laba Naik 18%, Rombak Pengurus Ditiadakan

Sebarkan artikel ini
ADHI Tetapkan Laba Naik 18%, Rombak Pengurus Ditiadakan
RUPST ADHI 2024 sahkan laba naik 18% dan ubah strategi dana proyek, namun susunan direksi-komisaris tetap tak berubah.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menegaskan sikap konsistennya dalam menjaga stabilitas organisasi dengan tidak mengubah jajaran pengurus perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang digelar pada Rabu (30/4) di Kantor Pusat Operasional ADHI, Jakarta.

Kinerja Keuangan Naik, Laba Bersih Melonjak 18 Persen

Salah satu agenda utama rapat tersebut adalah pengesahan laporan keuangan audited 2024 yang mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 18% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sponsor
Iklan

Lonjakan ini utamanya ditopang oleh peningkatan margin laba kotor yang naik dari 11,6% menjadi 12,2%, serta lonjakan laba dari entitas ventura bersama (joint venture/JV) sebesar 81,4% secara tahunan.

Stabilitas finansial ADHI juga tampak dari penurunan liabilitas sebesar Rp5,9 triliun atau setara 18,8% year-on-year. Penurunan terbesar datang dari kewajiban kepada mitra kerja yang susut Rp2,1 triliun, serta penurunan kewajiban terhadap bank, lembaga keuangan, dan obligasi sebesar Rp3,1 triliun.

Baca Juga: Saham ADHI Mendadak Melonjak: Peluang atau Spekulasi?

Revisi Penggunaan Dana PMHMETD II

Pada agenda keenam, pemegang saham menyetujui perubahan atas Rencana Penggunaan Dana hasil Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II).

Penyesuaian tersebut diarahkan untuk memaksimalkan pengembangan proyek infrastruktur strategis, khususnya Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo.

Langkah ini diklaim telah melewati proses kajian mendalam dan reviu dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Meskipun mengalami perubahan peruntukan, ADHI menegaskan bahwa esensi kontribusi proyek terhadap ekonomi nasional dan masyarakat luas tetap terjaga.

Delapan Agenda Strategis dalam RUPST

Rapat tahunan kali ini merangkum delapan agenda penting. Selain pengesahan laporan keuangan dan penggunaan laba bersih, pemegang saham juga menyetujui penetapan gaji, honorarium, serta tantiem bagi direksi dan komisaris.

Baca Juga: ADHI Siapkan Capex Rp 1,6 Triliun untuk Ekspansi 2025

Penunjukan Kantor Akuntan Publik independen untuk tahun buku 2025 juga masuk dalam agenda. KAP yang ditunjuk akan mengaudit laporan keuangan perusahaan serta laporan pelaksanaan program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).

ADHI turut menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, serta usulan perubahan penggunaannya sebagaimana telah disebutkan.

Selain itu, perusahaan mendapatkan restu dari pemegang saham untuk penerbitan instrumen utang dalam bentuk sukuk maupun Medium Term Notes (MTN) melalui skema penawaran umum atau berkelanjutan.

Langkah Korporasi Selaras dengan Proyek Strategis Nasional

Kebijakan strategis ADHI dalam proyek infrastruktur, termasuk revisi alokasi dana PMHMETD II dan penerbitan instrumen utang ke depan, menunjukkan kesiapan perusahaan menghadapi dinamika pasar dan kebutuhan pembiayaan jangka panjang.

Dukungan kuat pemegang saham terhadap program-program korporasi ini menandakan tingginya kepercayaan terhadap arah transformasi ADHI sebagai BUMN konstruksi yang adaptif, efisien, dan berorientasi pada hasil.

Baca Juga: BUMN Karya Siap Merger, Bagaimana Nasib Emiten di BEI?

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi ADHI

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Dody Usodo Hargo
  • Komisaris:
    • R. Erwin Moeslimin Singajuru
    • Elan Suherlan
    • Rustam Sofyan Sirait
    • Bob Arthur Lombogia

Direksi:

  • Direktur Utama: Entus Asnawi Mukhson
  • Direktur Human Capital dan Legal: Ki Syahgolang Permata
  • Direktur Keuangan: Bani Iqbal
  • Direktur Operasi I: Alloysius Suko Widigdo
  • Direktur Operasi II: Harimawan
  • Direktur Operasi III: Vera Kirana
  • Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman: Yan Arianto

Langkah mempertahankan komposisi ini menjadi sinyal bahwa kinerja dan kebijakan strategis manajemen saat ini telah dinilai efektif.

Keputusan ini juga mencerminkan harapan pemegang saham terhadap keberlanjutan arah bisnis ADHI ke depan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Tinggalkan Balasan