Persiapan Pemerintah dan Infrastruktur di Kalimantan Selatan
Ara menjelaskan bahwa sebelum memulai proyek perumahan, pemerintah akan terlebih dahulu melengkapi infrastruktur di wilayah Kalimantan Selatan. Hal ini penting agar pembangunan tidak hanya menghasilkan aset fisik yang terbengkalai, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Yang paling sedih kita, dibangun tempat, tahu-tahu nggak ada yang ngisi. Karena nggak nyambung antara kebutuhan dan apa yang disediakan, itu sedih banget. Sama infrastrukturnya, kalau di sini kan kita yakin bisa infrastruktur itu sudah jalan,” tegas Ara.
Pemerintah akan memastikan bahwa jaringan jalan, pasokan air, dan fasilitas pendukung lainnya telah siap, sehingga rumah-rumah yang dibangun nanti dapat langsung memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Tantangan dan Kajian Lanjutan
Meski ada antusiasme besar, pihak ADRO masih mendalami kajian terkait jumlah unit dan rencana operasional proyek perumahan. Kajian ini sangat penting agar pembangunan tidak hanya menjadi aset idle yang tidak terisi.
Ara menyebutkan bahwa penentuan jumlah unit rumah harus disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat dan kapasitas infrastruktur yang tersedia.
Proyek yang matang akan memastikan bahwa setiap rumah yang dibangun benar-benar memberikan solusi perumahan bagi MBR serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Fokus Pembangunan di Kalimantan Selatan
Prioritas Proyek Rumah Gratis oleh ADRO
ADRO, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pemain utama di sektor pertambangan, kini beralih fokus untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan perumahan.
Dalam pertemuan internal, Direksi ADRO, termasuk Boy Thohir, telah menyatakan bahwa pembangunan hunian di Kalimantan Selatan akan menjadi prioritas utama.
Wilayah tersebut dipilih karena memiliki potensi yang besar dan kebutuhan perumahan yang tinggi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Proyek perumahan gratis ini diharapkan akan menjadi model bagi proyek-proyek sejenis di masa depan, sehingga mampu mendukung program 3 juta rumah nasional.
Manfaat Sosial dan Ekonomi
Pembangunan rumah gratis untuk MBR oleh ADRO tidak hanya akan memberikan dampak sosial positif, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Hunian yang layak akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kemiskinan, dan membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan wilayah sekitarnya.
Selain itu, proyek ini juga akan membuka lapangan pekerjaan, baik selama proses pembangunan maupun dalam pengelolaan fasilitas perumahan yang baru. Langkah strategis ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan proyek perumahan gratis untuk MBR yang segera digarap, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk menunjukkan komitmen untuk berkontribusi pada pembangunan nasional melalui inisiatif sosial.
Groundbreaking yang dijadwalkan bulan depan di Kalimantan Selatan akan menjadi momentum penting dalam mewujudkan program 3 juta rumah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
BursaNusantara.com akan terus menyajikan informasi dan analisis mendalam mengenai perkembangan proyek ini agar para investor dan pembaca mendapatkan gambaran yang akurat mengenai dampak positif bagi masyarakat dan ekonomi nasional.












