Geser Kebawah
BisnisEnergiHeadline

ADRO Tunggu Lampu Hijau Ekspor Listrik Hijau ke Singapura

93
×

ADRO Tunggu Lampu Hijau Ekspor Listrik Hijau ke Singapura

Sebarkan artikel ini
Laba ADRO Turun 16,21% di 2024 Pasca Melepas AADI, Ini Dampaknya!
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatat penurunan laba 2024 sebesar 16,21% pasca melepas AADI. Bagaimana strategi bisnis ke depan?

ADRO Siap Masuk Proyek Strategis Ekspor Energi

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (IDX:ADRO) menyatakan kesiapan penuh mendukung program strategis pemerintah dalam ekspor energi hijau ke Singapura.

Perusahaan masih menunggu arahan resmi sebelum melangkah lebih lanjut dalam proyek tersebut.

Sponsor
Iklan

Febriati Nadira selaku Kepala Komunikasi Korporat ADRO menegaskan perusahaan akan bergerak mengikuti kebijakan pemerintah.

Pernyataan itu muncul usai Menteri ESDM menegaskan proyek ekspor listrik EBT sebagai prioritas nasional.

Proyek ini ditujukan kepada perusahaan swasta dalam negeri dengan kapasitas pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) yang memadai.

Komitmen ADRO Ikuti Arah Strategis Pemerintah

Langkah ADRO sejalan dengan upaya memperluas pasar energi bersih Indonesia ke tingkat regional.

Kesiapan korporasi ini dianggap sebagai bentuk dukungan konkret terhadap transisi energi nasional.

Perusahaan tidak bergerak spekulatif dan menunggu kebijakan resmi agar investasi lebih presisi.

Langkah ini sekaligus mengukuhkan posisi ADRO sebagai pemain strategis di sektor energi terbarukan.

Peluang kerja sama lintas negara menjadi sangat terbuka dengan dukungan pemerintah.

Potensi Ekspor 3 GW Listrik Hijau Senilai Rp308 Triliun

Gagasan ekspor listrik hijau ke Singapura bukan hal baru dalam strategi energi nasional.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pernah menjajaki peluang ini.

Luhut Binsar Pandjaitan, saat menjabat Menko Marves, menyatakan ekspor bisa mencapai 3 GW.

Nilainya diperkirakan tembus US$30 miliar atau setara Rp308 triliun.

Hal ini mencerminkan skala ambisi Indonesia sebagai penyedia utama energi bersih kawasan ASEAN.

Posisi Strategis ADRO di Tengah Transisi Energi ASEAN

ADRO memiliki kapasitas dan infrastruktur untuk mendukung proyek lintas negara seperti ini.

Perusahaan berada di titik strategis dengan pengalaman dan sumber daya memadai.

Kesiapan menghadapi proyek ekspor menjadi langkah visioner dalam menjawab tren global.

Potensi ekspansi ini menempatkan ADRO sebagai kandidat kuat mitra pemerintah dalam proyek energi lintas batas.

Dengan peluang ekspor ke Singapura, ADRO bisa mengukir babak baru dalam sejarah energi hijau nasional.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.