JAKARTA, BursaNusantara.com – Artificial Intelligence (AI) kini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Dengan nilai ekonomi digital mencapai USD 91 miliar pada 2024 dan potensi mencapai USD 202 miliar di 2030, menurut laporan Google, Temasek, dan Bain, peran AI menjadi sangat krusial. Di tengah pesatnya pertumbuhan sektor digital, kehadiran teknologi AI menjadi katalisator yang mempercepat transformasi ekonomi di berbagai sektor.
Potensi Ekonomi Digital Indonesia
Indonesia, dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa dan jumlah pengguna internet yang mencapai lebih dari 220 juta jiwa, memiliki ekosistem digital yang sangat menjanjikan. Menurut data Celios, nilai perdagangan daring, transportasi daring, dan online travel diproyeksikan mencapai Rp496,03 triliun pada 2025, naik 0,75% dari tahun sebelumnya. Angka-angka ini menunjukkan bagaimana ekonomi digital Indonesia terus tumbuh seiring dengan adopsi teknologi baru.
AI sebagai Booster Pertumbuhan Ekonomi Digital
AI tidak hanya menjadi tren, tetapi juga solusi nyata untuk tantangan ekonomi digital Indonesia. Teknologi ini memberikan dampak signifikan pada berbagai sektor:
1. E-Commerce
Di sektor ini, AI berperan dalam personalisasi pengalaman belanja online. Teknologi seperti machine learning dan data analytics membantu platform e-commerce memahami perilaku konsumen, merekomendasikan produk relevan, dan mengelola inventaris secara efisien. AI juga mendukung efisiensi rantai pasok, mempercepat pengiriman barang, dan mengurangi biaya operasional.
2. Fintech
Dalam sektor keuangan, AI membantu meningkatkan efisiensi dan keamanan. Teknologi biometrik digunakan untuk verifikasi identitas, sementara analisis data memungkinkan penilaian kredit yang lebih akurat. Selain itu, deteksi penipuan (fraud detection) yang didukung AI memberikan perlindungan lebih baik bagi pengguna.
3. Healthtech
AI juga membawa revolusi dalam sektor layanan kesehatan. Platform telemedisin yang didukung AI memungkinkan konsultasi online, diagnosis dini, dan manajemen data pasien yang lebih efisien. Hal ini sangat bermanfaat untuk wilayah terpencil di Indonesia.
Tingkat Adopsi AI di Indonesia
Menurut Work Trend Index 2024 dari Microsoft dan LinkedIn, 92% pekerja pengetahuan di Indonesia telah menggunakan AI generatif dalam pekerjaan mereka. Angka ini melampaui rata-rata global (75%) dan Asia Pasifik (83%), menunjukkan adopsi AI yang tinggi di kalangan pekerja Indonesia. AI dipandang sebagai alat produktivitas, bukan ancaman, yang membantu menyelesaikan tugas kompleks dan mendukung pengambilan keputusan.
Namun, tantangan tetap ada. Pengembangan sumber daya manusia (SDM) terkait AI masih belum merata. Literasi digital Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Pemerintah perlu meningkatkan human capital index dengan program pelatihan dan edukasi yang masif.
Wilayah dengan Minat Tinggi terhadap AI
Beberapa wilayah di Indonesia menunjukkan minat yang signifikan terhadap AI:
- Kalimantan Timur: Perkembangan industri energi dan infrastruktur digital menjadi pendorong utama.
- Jakarta: Sebagai pusat ekonomi dan teknologi, transformasi digital berkembang pesat di sektor publik dan swasta.
- Kepulauan Riau: Integrasi teknologi AI dalam manufaktur dan logistik memberikan dampak besar pada ekonomi lokal.
Langkah Konkret Pemerintah
Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) diharapkan dapat mengambil langkah strategis untuk mengembangkan ekosistem AI. Pemetaan kesiapan masyarakat dan industri sangat penting untuk memastikan implementasi AI yang optimal. Kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan teknologi ini akan mendorong Indonesia menjadi pemain utama dalam ekonomi digital global.
Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia
Dengan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat, AI dapat menjadi kunci pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Teknologi ini membuka peluang besar untuk inovasi dan inklusi, membawa Indonesia menuju era digital yang lebih maju dan kompetitif di tingkat global.
Sumber: Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital CELIOS












