HeadlineKomoditasPasar

Antam Cetak Rekor Emas: Harga Tembus Rp1,7 Juta per Gram

127
Antam Cetak Rekor Emas Harga Tembus Rp1,7 Juta per Gram
Harga emas Antam capai Rp1.707.000 per gram, dorong kinerja ANTM positif. Produksi optimal dan dukungan PTFI tingkatkan pasokan emas.

JAKARATA, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali menunjukkan kekuatan di pasar logam mulia dengan mencatat Harga Emas Antam mencapai Rp1.707.000 per gram.

Meskipun harga sempat merosot Rp1.000 pada perdagangan Jumat (21/2), level tersebut tetap menembus rekor domestik, seiring dengan harga emas global yang mencapai US$2.930 per ons troi.

Lonjakan ini memberikan sinyal positif bagi kinerja keuangan perusahaan tambang plat merah sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap produk logam mulia nasional.

Rekor Harga Emas Antam di Tengah Lonjakan Global

Kondisi Pasar dan Kinerja Penjualan

Di tengah dinamika pasar global yang penuh ketidakpastian, Harga Emas Antam mencatat nilai yang impresif.

Kenaikan harga emas dunia, yang didorong oleh faktor makroekonomi global dan kondisi geopolitik, turut mendorong permintaan domestik. Menurut Corporate Secretary Antam, Syarif Faisal Alkadrie, peningkatan permintaan ini tidak hanya meningkatkan nilai jual emas, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan ANTM.

“Penjualan emas yang kuat menunjukkan potensi emas sebagai safe haven, sekaligus mendukung pertumbuhan keuangan Antam di masa depan,” ujar Syarif.

Dampak Kenaikan Harga Emas terhadap Kinerja Keuangan

Lonjakan Harga Emas Antam berdampak langsung pada pendapatan dan margin keuntungan PT Aneka Tambang Tbk. Dengan meningkatnya nilai emas, penjualan produk emas Antam terutama pecahan 10 gram, 5 gram, dan 1 gram menjadi lebih menguntungkan.

Kondisi ini mendorong perusahaan untuk terus mengoptimalkan proses produksi dan pemasaran, sehingga diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan keuangan secara keseluruhan.

Para analis melihat bahwa kinerja positif ini merupakan indikator penting bahwa sektor logam mulia akan terus menjadi andalan dalam portofolio investasi nasional.

Strategi Produksi dan Kerjasama Strategis

Optimalisasi Produksi untuk Memenuhi Permintaan Pasar

Untuk menjaga kestabilan Harga Emas Antam, ANTM terus melakukan optimalisasi produksi di Butik Emas Logam Mulia.

Syarif Faisal Alkadrie menjelaskan bahwa perusahaan selalu berupaya memastikan ketersediaan stok produk agar dapat memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat.

“Kami terus mengoptimalkan produksi agar pelanggan tetap dapat memperoleh berbagai produk logam mulia Antam secara konsisten,” imbuhnya.

Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi di Pabrik Pengolahan dan Pemurnian yang dikelola oleh Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia.

Upaya Menjaga Ketersediaan Stok di Butik Emas

Butik Emas Logam Mulia Antam menjadi ujung tombak dalam distribusi produk emas ke pasar. Dengan stok yang terus dijaga, perusahaan memastikan bahwa setiap pelanggan baik investor maupun konsumen ritel dapat dengan mudah mengakses produk emas yang berkualitas tinggi.

Strategi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengantisipasi fluktuasi permintaan dan menjaga stabilitas Harga Emas Antam.

Kerjasama dengan PT Freeport Indonesia (PTFI)

Sebagai bagian dari strategi pasokan bahan baku, ANTM telah memperkuat kerjasama dengan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Kerjasama strategis ini bertujuan untuk mengamankan pasokan emas batangan dengan kadar kemurnian tinggi guna mendukung produksi produk logam mulia nasional.

Pengiriman Perdana Emas Batangan dan Kontribusi Bahan Baku

Pada Rabu (12/2), ANTM menerima pengiriman perdana emas batangan sebanyak 125 kilogram dari fasilitas Precious Metal Refinery (PMR) Smelter PTFI di Pulogadung, Jakarta.

Pengiriman ini, yang bernilai Rp207 miliar dengan kadar kemurnian 99,99%, merupakan langkah penting dalam upaya hilirisasi emas di Indonesia.

Kerjasama yang telah ditandatangani sejak November 2024 ini memperkirakan pembelian emas dari PTFI mencapai 30 ton per tahun, sehingga mendukung kelangsungan produksi dan menjaga kestabilan Harga Emas Antam.

Prospek Masa Depan dan Pertumbuhan Penjualan

Rekor Penjualan Emas Tahun 2024

Kinerja penjualan emas ANTM selama tahun 2024 mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah. Volume penjualan emas mencapai 43.776 kg (1,40 juta ons troi), naik signifikan sebesar 67,53% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 26.129 kg (840.067 ons troi).

Angka tersebut mencerminkan kepercayaan pasar terhadap produk emas Antam dan potensi pertumbuhan yang kuat di tengah kenaikan harga emas global.

Pertumbuhan Permintaan Domestik dan Global

Lonjakan Harga Emas Antam tidak hanya didorong oleh kondisi pasar internasional, tetapi juga oleh peningkatan minat masyarakat domestik terhadap investasi emas. Emas dianggap sebagai instrumen investasi yang aman (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Kenaikan harga ini mendorong konsumen untuk beralih ke produk emas berkualitas tinggi, terutama dari ANTM, sehingga menciptakan siklus positif bagi pertumbuhan industri logam mulia di Indonesia.

Kesimpulan dan Implikasi bagi Investor

Kenaikan Harga Emas Antam yang mencapai Rp1,7 juta per gram merupakan indikator penting dari kekuatan pasar logam mulia nasional.

Dengan strategi produksi yang optimal, kerjasama strategis dengan PTFI, dan rekor penjualan emas yang mencetak sejarah pada tahun 2024, ANTM diposisikan untuk terus mendominasi pasar.

Para investor dan pelaku pasar diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini dengan meninjau kembali portofolio investasi mereka, mengingat emas tetap menjadi salah satu aset safe haven yang paling dicari di tengah gejolak kondisi ekonomi global.

BursaNusantara.com akan terus menyajikan informasi dan analisis mendalam seputar dinamika pasar logam mulia, sehingga para pembaca dan investor mendapatkan gambaran komprehensif mengenai tren dan prospek masa depan.

Dengan dukungan strategi produksi dan kerjasama yang kuat, antisipasi terhadap fluktuasi Harga Emas Antam di masa depan menunjukkan optimisme yang tinggi bagi pertumbuhan keuangan ANTM dan pasar emas nasional.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version