Nasional

Arab Saudi Setop Visa Haji Furoda 2025, Jemaah Diminta Waspada

62
Arab Saudi Setop Visa Haji Furoda 2025, Jemaah Diminta Waspada
Visa haji furoda 2025 dipastikan tidak diterbitkan Arab Saudi. Pemerintah RI imbau jemaah tak percaya janji palsu.

Visa Haji Furoda Ditiadakan, Jemaah Diminta Tak Tergiur Janji

JAKARTA, BursaNusantara.com – Pemerintah Indonesia menegaskan visa haji non-kuota atau dikenal dengan sebutan visa furoda dipastikan tidak diterbitkan oleh Kerajaan Arab Saudi pada musim haji 2025.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Badan Pengelola Haji (BP Haji) dan Sekretaris Amirul Hajj RI, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Ia mengingatkan calon jemaah haji agar tidak mudah tergiur dengan janji-janji pemberangkatan melalui jalur furoda. Sebab, Saudi telah memastikan tidak mengeluarkan visa non-kuota tahun ini.

Keputusan Arab Saudi: Fokus Penertiban Ibadah Haji

Menurut Dahnil, kebijakan Saudi ini merupakan bagian dari upaya besar dalam menertibkan penyelenggaraan haji.

Tahun-tahun sebelumnya, visa furoda masih diberikan kepada individu melalui jalur undangan khusus dari pemerintah Saudi. Namun tahun ini, keputusan berbeda diambil demi efektivitas dan ketertiban.

Arab Saudi disebut ingin memastikan sistem pelaksanaan haji lebih tertib, dan visa furoda dianggap berpotensi menimbulkan ketidakteraturan.

BP Haji mengapresiasi langkah pengetatan ini sebagai sinyal positif untuk masa depan tata kelola haji. Dahnil menyebut kebijakan Saudi akan menjadi pembelajaran penting saat Indonesia mendapat otoritas penuh atas manajemen haji pada 2026.

Upaya Kemenag Belum Berhenti

Di sisi lain, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa pihaknya belum menyerah mengupayakan kemungkinan penerbitan visa furoda.

Meskipun keputusan berada sepenuhnya di tangan otoritas Saudi, Kemenag tetap melakukan pendekatan diplomatik dan komunikasi intensif.

Nasaruddin menjelaskan bahwa proses pemvisaan untuk jemaah reguler sudah rampung. Namun, nasib visa furoda masih belum jelas.

Sebagian jemaah furoda disebut telah mengantongi visa, tetapi sebagian lain masih berada dalam daftar tunggu.

Masyarakat Diminta Cermat dan Tidak Terjebak

Pemerintah menekankan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan pemberangkatan haji dengan visa furoda.

Dengan tidak adanya penerbitan visa dari Saudi, maka seluruh jemaah harus lebih teliti dan berhati-hati dalam menerima tawaran ibadah haji non-kuota.

Kementerian Agama dan BP Haji juga mengingatkan agar setiap calon jemaah memastikan proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi.

Tinjauan Visa Furoda dalam Konteks Haji 2025

Visa furoda merupakan visa haji khusus yang biasanya diberikan secara langsung oleh Kerajaan Saudi di luar kuota resmi nasional.

Namun, pengetatan kebijakan pada tahun ini menjadi tanda bahwa Saudi ingin memastikan seluruh proses haji lebih tertib dan terkontrol.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk reformasi kebijakan yang akan berdampak pada mekanisme haji global di tahun-tahun mendatang.

Pemerintah Indonesia bersikap aktif, namun tetap realistis terhadap keputusan Saudi yang bersifat final.

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version