Internasional

AS Kembali Kirim Bom Jarak Jauh ke Ukraina, Perkuat Pertahanan Kyiv

190
AS Kembali Kirim Bom Jarak Jauh Ke Ukraina Perkuat Pertahanan Kyiv
AS kembali mengirimkan bom jarak jauh GLSDB ke Ukraina dengan peningkatan kualitas untuk mengatasi gangguan Rusia di medan perang.

WASHINGTON, BursaNusantara.com – Amerika Serikat kembali melanjutkan pengiriman bom jarak jauh ke Ukraina yang dikenal sebagai Ground-Launched Small Diameter Bombs (GLSDB). Menurut laporan Reuters, pengiriman ini dilakukan setelah peningkatan kualitas senjata tersebut agar lebih efektif menghadapi gangguan Rusia di medan perang.

Peningkatan Kualitas Bom GLSDB

GLSDB merupakan amunisi yang telah digunakan oleh Ukraina dalam beberapa bulan terakhir. Namun, strategi perang elektronik Rusia dinilai telah menghambat efektivitas bom ini. Oleh karena itu, AS telah melakukan serangkaian perbaikan, termasuk penguatan koneksi internal dalam senjata, guna meningkatkan daya tahannya terhadap gangguan musuh.

Dalam beberapa minggu terakhir, sebanyak 19 unit GLSDB telah menjalani uji coba untuk menilai efektivitas modifikasi tersebut. Sumber Reuters menyebutkan bahwa dengan adanya peningkatan ini, pengenalan kembali GLSDB ke medan perang diperkirakan akan segera terjadi dalam beberapa hari mendatang. Persediaan senjata tersebut saat ini sudah berada di Eropa, siap untuk dikirimkan ke Ukraina.

Strategi AS dalam Mendukung Ukraina

Bantuan militer ini merupakan bagian dari Prakarsa Bantuan Keamanan Ukraina yang telah dijalankan di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden. Sejak konflik dengan Rusia meningkat, AS telah membeli senjata dan peralatan militer baru senilai hampir USD 33,2 miliar untuk Kyiv, baik langsung dari AS maupun melalui kontraktor pertahanan sekutu.

Selain itu, pemerintahan Presiden Donald Trump baru-baru ini menyetujui kelanjutan bantuan militer dan berbagi data intelijen dengan Ukraina. Keputusan ini diambil setelah Kyiv menyatakan kesiapannya untuk mendukung proposal Washington terkait gencatan senjata selama 30 hari dengan Rusia.

Implikasi bagi Perang Ukraina

Pengiriman GLSDB ke Ukraina menjadi langkah strategis dalam menghadapi ketatnya perang di medan tempur. Sebelumnya, Ukraina mengalami keterbatasan pasokan Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS), yang memiliki jangkauan serupa dengan GLSDB. Dengan diperkenalkannya kembali GLSDB yang telah ditingkatkan, Ukraina diharapkan memiliki keunggulan tambahan dalam upaya pertahanannya melawan serangan Rusia.

Seperti dikutip dari Reuters, terakhir kali Ukraina menggunakan bom ini adalah beberapa bulan lalu, sebelum efektivitasnya menurun akibat gangguan dari strategi militer Rusia. Kini, dengan peningkatan kualitas dan dukungan dari AS, Ukraina diharapkan dapat kembali memanfaatkan bom ini secara optimal dalam pertempuran yang masih berlangsung.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version