Geser Kebawah
Nasional

Banjir Jakarta Barat 2026: Pramono Soroti Kiriman Tangerang

267
×

Banjir Jakarta Barat 2026: Pramono Soroti Kiriman Tangerang

Sebarkan artikel ini
Banjir Jakarta Barat 2026 Pramono Soroti Kiriman Tangerang
Gubernur Jakarta Pramono Anung ungkap penyebab banjir parah Jakarta Barat 2026 berasal dari kiriman Tangerang & luapan Cengkareng Drain. Cek kondisi terkininya!

Anomali Banjir 2026: Pramono Sebut Jakarta Barat Terkepung "Kiriman" Tangerang

JAKARTA – Peta risiko banjir Jakarta mengalami pergeseran signifikan di awal tahun 2026. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengidentifikasi bahwa banjir parah yang melumpuhkan kawasan Jakarta Barat kali ini bukan berasal dari hulu Bogor seperti biasanya, melainkan dampak masif dari aliran air wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Dalam kunjungannya ke Masjid Jami’ Baiturrahman, Rawa Buaya, Cengkareng pada Sabtu (24/1/2026), Pramono menegaskan bahwa dinamika aliran sungai di wilayah satelit kini menjadi tantangan baru bagi ketahanan infrastruktur ibu kota.

Sponsor
Iklan

Cengkareng Drain: Titik Nadir Penampungan Air

Jakarta Barat menjadi area paling terdampak akibat beban berlebih pada Cengkareng Drain. Saluran vital ini terpaksa menampung luapan dari tiga sungai besar sekaligus: Sungai Angke, Pesanggrahan, dan Mookervart.

Ketiganya membawa volume air luar biasa dari kawasan Tangerang yang menekan kapasitas pintu air selama cuaca ekstrem.

“Kondisinya berbeda. Biasanya kita waspada kiriman Bogor, tapi kali ini tekanan besar datang dari arah barat (Tangerang). Ini yang menyebabkan Cengkareng Drain meluap,” ujar Pramono di hadapan warga terdampak.

Update Kondisi: Air Mulai Surut, Posko Siaga

Berdasarkan pantauan tim teknis Pemprov, kabar baik mulai terlihat di lapangan. Ketinggian air di Cengkareng Drain dilaporkan telah menurun ke angka 315 cm, menyusut sekitar 35 cm dan mulai mendekati batas aman di level 310 cm.

Meskipun mulai surut, dampak sosial tetap terasa nyata:

  • Cakupan Terdampak: Sebanyak 12 RT di kawasan Rawa Buaya terendam.
  • Respon Cepat: Pemprov Jakarta telah menyiagakan posko kesehatan dan logistik di Masjid Jami’ Baiturrahman sebagai pusat bantuan warga.

Urgensi Koordinasi Lintas Provinsi

Sejarah banjir Jakarta Barat membuktikan bahwa pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) tidak bisa dilakukan secara parsial.

Penyempitan sungai di hulu dan pesatnya pembangunan di wilayah Tangerang memberikan tekanan hidro-meteorologis yang luar biasa pada pintu-pintu air Jakarta.

Kunjungan Pramono Anung ini mengirimkan pesan kuat kepada pemerintah pusat dan daerah penyangga: Tanpa sinergi manajemen sungai antar-provinsi yang terintegrasi, Jakarta Barat akan terus menjadi “bak penampungan” bagi air kiriman wilayah satelit.