JAKARTA, BursaNusantara.com – Bank digital di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang impresif sepanjang awal tahun 2025. Data dua bulan pertama tahun ini menunjukkan peningkatan laba yang signifikan, bahkan ada yang mencapai pertumbuhan tiga digit. Tren ini menegaskan bahwa transformasi digital di sektor perbankan terus memberikan hasil yang positif.
Kinerja Luar Biasa Bank Neo Commerce
PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mencatatkan lonjakan laba terbesar di antara bank digital lainnya. Hingga Februari 2025, laba BNC meningkat 902,8% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 110,91 miliar. Peningkatan ini didorong oleh penurunan beban operasional hingga 42,35% YoY menjadi Rp 310,72 miliar.
Penurunan Beban Impairment Jadi Katalis
Salah satu faktor utama yang mendukung peningkatan laba BNC adalah penurunan beban impairment yang mencapai 43,2% YoY. Beban impairment BNC pada periode tersebut tercatat sebesar Rp 244,87 miliar, turun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, meskipun laba meningkat tajam, pendapatan bunga bersih BNC justru mengalami penurunan 23,45% YoY menjadi Rp 420,87 miliar. Meski demikian, efisiensi operasional yang diterapkan berhasil mengimbangi dampak dari penurunan pendapatan tersebut.
Pertumbuhan Positif Bank Jago dan Seabank
PT Bank Jago Tbk (ARTO) juga menunjukkan performa yang solid dengan pertumbuhan laba sebesar 214,76% YoY menjadi Rp 39,88 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang naik 70,37% YoY menjadi Rp 389,27 miliar.
Di sisi lain, PT Bank Seabank Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan laba yang cukup mengesankan. Seabank melaporkan peningkatan laba hingga 98,94% YoY menjadi Rp 67,78 miliar pada periode Januari-Februari 2025.
Allo Bank Bertumbuh Moderat
Sementara itu, PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) tidak mencatatkan lonjakan laba sebesar bank digital lainnya. Laba Allo Bank hanya tumbuh 9,24% YoY menjadi Rp 82,4 miliar. Meskipun pertumbuhan ini tergolong kecil, secara nilai laba Allo Bank masih lebih besar dibandingkan beberapa bank digital lainnya.
Direktur Utama Allo Bank, Indra Utoyo, menyatakan bahwa kondisi makroekonomi di tahun 2025 masih penuh tantangan. Oleh karena itu, Allo Bank memproyeksikan pertumbuhan laba yang moderat hingga akhir tahun.
Strategi Bank Digital di 2025
BNC Fokus pada Kredit dan CASA
Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Eri Budiono, menegaskan bahwa pihaknya akan fokus pada pertumbuhan kredit dengan target 12% hingga 15% di tahun 2025. Saat ini, kredit BNC masih mengalami penurunan 15,68% YoY menjadi Rp 8,23 triliun.
Selain itu, BNC juga akan mengembangkan sektor dana murah (CASA), payroll, serta cash management guna mempertahankan efisiensi operasional yang sudah diterapkan.
Seabank Optimalkan Ekosistem Shopee
Wakil Direktur Utama Seabank, Junedy Liu, menyatakan bahwa pada 2025 ini Seabank akan kembali mengoptimalkan ekosistem Shopee dalam penyaluran kredit dan penghimpunan simpanan. Hal ini dilakukan setelah pada tahun sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta diversifikasi dalam penyaluran kredit.
Menurut Junedy, jika permintaan kredit dari ekosistem Shopee meningkat dengan cepat, Seabank akan memanfaatkannya sebagai peluang yang harus segera diambil.
Allo Bank Optimistis pada BNPL
Meskipun pertumbuhan laba Allo Bank tergolong kecil, Indra Utoyo tetap optimistis terhadap potensi Buy Now Pay Later (BNPL) atau PayLater. Selama tahun 2024, jumlah aplikasi PayLater yang masuk meningkat hampir 300%, dengan total kredit yang disalurkan naik lebih dari 200%.
“Di tengah kondisi makro yang masih penuh tantangan, kami melihat peluang pertumbuhan BNPL masih sangat besar mengikuti tren transaksi e-commerce,” ujar Indra.
Outlook Bank Digital di 2025
Dengan pertumbuhan laba yang signifikan pada awal tahun, bank digital di Indonesia menunjukkan prospek yang cerah di 2025. Efisiensi operasional, strategi diversifikasi kredit, serta optimalisasi ekosistem digital menjadi kunci dalam mempertahankan momentum pertumbuhan. Jika tren ini terus berlanjut, industri bank digital diperkirakan akan semakin mengukuhkan perannya dalam sektor perbankan nasional.









