Geser Kebawah
BankKeuangan

Bank Mega Syariah Catat Pertumbuhan Aset 21% di 2024

108
×

Bank Mega Syariah Catat Pertumbuhan Aset 21% di 2024

Sebarkan artikel ini
Bank Mega Syariah Catat Pertumbuhan Aset 21 Di 2024
Bank Mega Syariah mencatat pertumbuhan aset 21% YoY pada 2024, dengan kenaikan DPK dan laba bersih yang positif.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Mega Syariah berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024. Laporan terbaru menunjukkan bahwa total aset bank tumbuh lebih dari 21% secara year on year (YoY), didorong oleh efektivitas fungsi intermediasi yang berjalan optimal.

Pertumbuhan Aset dan Pembiayaan Meningkat

Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo, menyampaikan bahwa pertumbuhan aset ini mencerminkan keberhasilan bank dalam mengelola dana nasabah.

Sponsor
Iklan

“Pertumbuhan aset tersebut ditopang oleh fungsi intermediasi bank yang berjalan dengan baik,” ujar Yuwono dalam acara Media Gathering dan Buka Bersama Bank Mega Syariah di Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Selain itu, pembiayaan yang disalurkan oleh Bank Mega Syariah juga mencatat pertumbuhan sebesar 10,45% YoY, mencapai Rp 7,72 triliun pada tahun 2024. Pertumbuhan ini didukung oleh perluasan portofolio pada segmen komersial dan konsumer, termasuk produk Syariah Card yang mendapat sambutan positif dari pasar.

Dana Pihak Ketiga dan Liabilitas Meningkat

Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), Bank Mega Syariah juga menunjukkan pertumbuhan yang stabil dengan total Rp 9,96 triliun, meningkat 2,82% YoY. Peningkatan terbesar terjadi pada giro, yang tumbuh 47,79%, menunjukkan peningkatan efisiensi biaya dana dan basis nasabah institusional.

Di sisi lain, total liabilitas bank per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp 2,92 triliun, naik 29,48% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 2,26 triliun. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan produk tabungan wadiah serta liabilitas kepada Bank Indonesia untuk menjaga likuiditas bank.

Laba Bersih Bank Mega Syariah Naik 6,06%

Dalam hal profitabilitas, laba sebelum pajak penghasilan Bank Mega Syariah mencapai Rp 323,22 miliar, naik 5,92% dari Rp 305,16 miliar di tahun 2023. Laba usaha bank juga mengalami peningkatan sebesar 4,33% YoY.

Lebih lanjut, laba bersih Bank Mega Syariah pada 2024 tumbuh 6,06% YoY menjadi Rp 253,19 miliar, dibandingkan Rp 238,72 miliar pada tahun sebelumnya. Menurut Yuwono, pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi bank dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan pendapatan dari berbagai segmen bisnis.

Komitmen Terhadap Pertumbuhan Berkelanjutan

Keberhasilan Bank Mega Syariah dalam mencatat pertumbuhan yang positif di tengah tantangan industri perbankan syariah menjadi motivasi untuk terus berkembang.

“Alhamdulillah, di tengah berbagai tantangan, Bank Mega Syariah berhasil menutup tahun 2024 dengan pencapaian yang cukup baik. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, menghadirkan solusi finansial yang optimal bagi nasabah, serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Yuwono.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Bank Mega Syariah menunjukkan performa yang stabil dengan strategi bisnis yang adaptif dan efisien dalam menjaga pertumbuhan di sektor perbankan syariah.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru