Geser Kebawah
PasarSaham

Bank OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp 4,9 Triliun, Tumbuh 19%

178
×

Bank OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp 4,9 Triliun, Tumbuh 19%

Sebarkan artikel ini
bank ocbc nisp catat laba bersih rp 4,9 triliun, tumbuh 19% kompres
Bank OCBC NISP mencatatkan laba bersih Rp 4,9 triliun pada 2024, tumbuh 19% yoy berkat pengelolaan risiko yang baik dan pertumbuhan pendapatan bunga.

Kinerja Keuangan OCBC NISP 2024

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menutup tahun 2024 dengan kinerja keuangan yang mengesankan. Laba bersih bank ini tumbuh 19% secara tahunan (yoy) mencapai Rp 4,9 triliun.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 11% dan penurunan beban cadangan kerugian hingga 87%.

Sponsor
Iklan

Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan kepercayaan nasabah serta ketahanan bank menghadapi dinamika ekonomi global dan domestik.

Stabilitas dan Kualitas Kredit

OCBC NISP terus menjaga stabilitas kualitas kredit. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) tetap stabil di angka 1,6%, sementara loan at risk mengalami penurunan sebesar 0,4% dibanding tahun sebelumnya.

Bank juga menunjukkan kondisi likuiditas yang sehat dengan liquidity coverage ratio (LCR) mencapai 260,6%, jauh di atas standar regulator.

Pertumbuhan Kredit dan Pembiayaan Hijau

Sepanjang tahun 2024, OCBC NISP menyalurkan pembiayaan berkelanjutan yang tumbuh Rp 5,5 triliun atau 17% (yoy). Dari total pembiayaan tersebut, 42,3% dialokasikan untuk pinjaman hijau dan terkait keberlanjutan.

Kredit ritel mengalami pertumbuhan 14% (yoy), sementara kredit perbankan bisnis naik 9% (yoy), sehingga total kredit bruto mencapai Rp 170,5 triliun atau tumbuh 11% (yoy).

Penghimpunan Dana dan Total Aset

OCBC NISP juga berhasil menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp 205,9 triliun, naik 13% (yoy). Total aset yang dimiliki bank kini mencapai Rp 281 triliun, meningkat 13% dari tahun sebelumnya.

Lonjakan Transaksi Digital

Perkembangan teknologi perbankan turut berkontribusi pada pertumbuhan OCBC NISP. Sepanjang 2024, jumlah transaksi melalui e-channel meningkat 58% (yoy). Pengguna aktif layanan internet banking dan OCBC Mobile bertambah 20%, sementara pengguna OCBC Business Mobile untuk nasabah korporasi naik 30%.

Akuisisi Bank Commonwealth dan Strategi 2025

Pada 2024, OCBC NISP juga mencapai pencapaian strategis dengan mengakuisisi Bank Commonwealth, yang kini telah bergabung ke dalam OCBC. Langkah ini memperkuat posisi bank dalam industri perbankan nasional.

Parwati Surjaudaja menambahkan bahwa pada 2025, OCBC NISP akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian, berinovasi, dan beradaptasi guna memberikan layanan terbaik bagi nasabah individu maupun bisnis.

Dengan berbagai pencapaian ini, OCBC NISP optimis dapat mempertahankan pertumbuhan positif di tahun-tahun mendatang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.