ransaksi Tuntas, BBRI Alokasikan Saham ke Program Karyawan
JAKARTA, BursaNusantara.com – Bank Rakyat Indonesia (BBRI) telah menyelesaikan pengalihan 16,4 juta saham hasil buyback pada 24 Januari 2025. Saham tersebut merupakan bagian dari program buyback yang dilakukan pada 12 Juni 2020.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa seluruh saham hasil buyback telah dialokasikan sepenuhnya ke program kepemilikan saham karyawan.
“Pada 24 Januari 2025, perseroan telah mengalihkan seluruh saham hasil buyback edisi 2020 (100 persen dari total buyback periode 2020) melalui program kepemilikan saham pekerja,” ungkap Agustya dalam keterangan resminya.
Detail Transaksi Buyback BBRI
Saham yang dialihkan memiliki harga pelaksanaan sebesar Rp2.881,34 per lembar. Dengan demikian, nilai total transaksi pelepasan saham treasury ini mencapai Rp47,25 miliar.
Pengalihan saham hasil buyback ini dilakukan dengan bantuan penuh dari BRI Danareksa Sekuritas. Langkah ini dilakukan sesuai dengan regulasi dan mekanisme yang berlaku di pasar modal.
Kepatuhan terhadap Regulasi Pasar Modal
Dengan penyelesaian transaksi ini, BBRI memastikan bahwa seluruh saham hasil buyback telah dialihkan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Langkah buyback dan pengalihan saham ini merupakan bagian dari strategi BBRI dalam menjaga likuiditas saham serta memberikan manfaat bagi karyawan melalui program kepemilikan saham.
Dampak bagi Investor dan Pasar Modal
Keputusan BBRI untuk mengalihkan saham hasil buyback ke program kepemilikan karyawan dapat meningkatkan loyalitas pekerja serta menjaga stabilitas saham di pasar. Langkah ini juga memberikan sinyal positif kepada investor terkait transparansi dan kepatuhan BBRI terhadap regulasi.
Dengan selesainya pengalihan saham ini, BBRI terus memperkuat posisinya sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap kinerja dan tata kelola perusahaan yang baik.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.







