Geser Kebawah
Aksi KorporasiPasar

BCA Laba Puluhan T, Dividen Wonderful Company Lo Kheng Hong

115
×

BCA Laba Puluhan T, Dividen Wonderful Company Lo Kheng Hong

Sebarkan artikel ini
bca bukukan laba puluhan triliun berapa dividen yang dibayarkan kompres
BCA mencatatkan laba bersih Rp 54,8 triliun di FY24. Berapa dividen yang akan dibagikan? Simak ulasan kinerja dan prediksi dividen BBCA di sini.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA mencatatkan pencapaian luar biasa di tahun 2024.

Dengan laba bersih mencapai Rp 54,8 triliun selama FY24, meningkat 12,7% year-on-year (yoy), perusahaan perbankan ini terus memperkuat posisinya sebagai salah satu emiten terbaik di Indonesia. Namun, berapa besar dividen yang akan diberikan kepada para pemegang saham?

Sponsor
Iklan

Laba Tertinggi Sepanjang Tahun 2024

Pada kuartal keempat tahun 2024 (4Q24), BCA mencatatkan laba bersih sebesar Rp 13,8 triliun, turun tipis sebesar 3% secara kuartalan (qoq), namun tetap tumbuh sebesar 13% yoy. Hasil ini membuat total laba bersih sepanjang tahun mencapai Rp 54,8 triliun.

Capaian tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar, yang juga mencatat bahwa laba ini setara dengan 100% dari estimasi konsensus FY24F.

Menurut laporan Stockbit Sekuritas, kinerja positif BCA didorong oleh net interest margin (NIM) yang berada di level atas dari panduan yang diberikan.

Selain itu, credit cost (CoC) perusahaan berada dalam rentang yang terkendali seiring dengan kualitas aset yang terus membaik. Pertumbuhan kredit BCA juga melampaui target, menunjukkan kemampuan bank ini untuk beradaptasi dengan dinamika pasar.

Dividen: Berapa yang Akan Dibagikan?

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menyebut bahwa pembagian dividen tahun ini akan bergantung pada keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Namun, Jahja menegaskan bahwa komitmen BCA adalah memberikan dividen yang absolutnya lebih tinggi setiap tahun, kecuali pada tahun 2020 ketika profit mengalami penurunan akibat pandemi.

“Kami pernah berjanji kepada para investor bahwa dividen yang dibayar BCA harus lebih tinggi setiap tahun. Tahun lalu, sekitar 68,5% dari profit kami dibagikan sebagai dividen.

Tahun ini, dengan laba naik 12,7%, hal ini akan diputuskan dalam RUPS mendatang,” jelas Jahja dalam konferensi pers, Kamis (23/1/2025).

Jika mengacu pada pembagian dividen tahun lalu, di mana 68,5% dari laba bersih disalurkan kepada pemegang saham, maka dividen tahun ini diperkirakan juga akan mengalami kenaikan signifikan.

Dengan laba bersih Rp 54,8 triliun, potensi dividen yang dibayarkan dapat mencapai lebih dari Rp 37 triliun, tergantung pada keputusan RUPS.

BCA: Sebuah Wonderful Company

Investor legendaris Indonesia, Lo Kheng Hong, dalam Seminar Utama “Investor sebagai Pemenang di Tahun Politik” pada Oktober 2023, mengungkapkan kekagumannya terhadap BCA. Lo menyebut bahwa BCA adalah “wonderful company” yang telah memberikan capital gain luar biasa kepada para pemegang sahamnya.

“Saham BCA adalah wonderful company. Dalam 23 tahun, sahamnya telah memberikan capital gain hingga 26.000%. Ini bukan rekomendasi membeli atau menjual, tetapi saya melihat ini sebagai bukti keberhasilan perusahaan dalam menciptakan nilai bagi investor,” ungkap Lo, seperti dikutip dari Youtube Indonesia Stock Exchange.

Tantangan dan Prospek ke Depan

Meskipun mencatatkan kinerja yang luar biasa, Stockbit Sekuritas mencatat adanya potensi melandainya pertumbuhan kredit pada tahun 2025.

Hal ini sejalan dengan ekspektasi daya beli masyarakat yang masih cenderung lemah di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

Namun, kualitas aset BCA yang terus membaik serta kemampuan perusahaan menjaga NIM di level optimal memberikan keyakinan bahwa perusahaan ini akan tetap berada di jalur pertumbuhan.

Kinerja gemilang BCA pada tahun 2024 menegaskan posisinya sebagai salah satu bank terbaik di Indonesia.

Dengan laba bersih yang mencatatkan rekor baru, perhatian kini tertuju pada keputusan RUPS terkait besaran dividen yang akan dibayarkan. Para investor tentunya berharap dividen tahun ini akan kembali meningkat, sejalan dengan komitmen perusahaan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.