Geser Kebawah
AsuransiKeuangan

BCA Life Terapkan Strategi Baru untuk Kendalikan Klaim Asuransi

191
×

BCA Life Terapkan Strategi Baru untuk Kendalikan Klaim Asuransi

Sebarkan artikel ini
BCA Life Terapkan Strategi Baru Untuk Kendalikan Klaim Asuransi
BCA Life menerapkan strategi selektif dan edukasi nasabah guna menjaga stabilitas klaim asuransi kesehatan di tahun 2025.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) menerapkan berbagai strategi guna menekan klaim asuransi kesehatan di tahun 2025. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan di tengah tren peningkatan klaim kesehatan di industri asuransi.

Strategi BCA Life dalam Mengelola Klaim Asuransi Kesehatan

Presiden Direktur & CEO BCA Life, Eva Agrayani, mengungkapkan bahwa perusahaan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam proses underwriting dan secara berkala memantau tren klaim. Selain itu, BCA Life juga aktif mengedukasi nasabah tentang pentingnya pola hidup sehat sebagai bagian dari perlindungan diri.

Sponsor
Iklan

Penerapan Manajemen Risiko yang Ketat

Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah selektivitas dalam penerimaan nasabah baru. Eva menjelaskan bahwa setiap produk asuransi kesehatan yang dikembangkan telah melalui perhitungan risiko yang matang. Seiring dengan meningkatnya biaya rumah sakit, BCA Life lebih berhati-hati dalam memilih nasabah agar tetap memberikan manfaat maksimal tanpa mengorbankan stabilitas keuangan perusahaan.

“Kami lebih selektif dalam memilih nasabah dengan memperhatikan profil risiko dan penyesuaian manfaat, sehingga produk yang dipasarkan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Eva dalam keterangannya, Selasa (25/3).

Edukasi Nasabah dan Kampanye Hidup Sehat

Selain menerapkan strategi underwriting yang ketat, BCA Life juga menggencarkan kampanye hidup sehat melalui media sosial dan event perusahaan. Perusahaan secara rutin bekerja sama dengan mitra penyedia layanan kesehatan untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi nasabah.

BCA Life memastikan bahwa kemitraan dengan penyedia layanan kesehatan yang terpercaya tetap terjaga. Hal ini bertujuan agar proses klaim berjalan transparan dan profesional. Dengan langkah ini, nasabah mendapatkan pemahaman lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan guna mengurangi kemungkinan pengajuan klaim.

Dampak Positif Strategi BCA Life terhadap Klaim Asuransi

Eva menyebutkan bahwa hasil dari penerapan strategi ini sudah mulai terlihat. Pada tahun 2024, klaim dan manfaat yang dibayarkan BCA Life mengalami penurunan sebesar 19,44%. Penurunan ini merupakan bukti efektivitas manajemen risiko dan selektivitas dalam proses underwriting.

“Dengan strategi yang kami terapkan, kinerja asuransi kesehatan BCA Life masih tetap terjaga dengan baik, sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang,” ujar Eva.

Pertumbuhan Pendapatan Premi di Tengah Pengelolaan Klaim

Meskipun berusaha menekan klaim asuransi kesehatan, BCA Life tetap mencatatkan pertumbuhan pendapatan premi. Hingga Februari 2025, pendapatan premi mencapai Rp 521,9 miliar, meningkat 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa strategi selektif dalam pemasaran produk tidak menghambat pertumbuhan bisnis, melainkan justru memperkuat posisi keuangan perusahaan.

Tren Klaim Kesehatan di Industri Asuransi

Di sisi lain, tren klaim asuransi kesehatan secara industri masih menunjukkan peningkatan. Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat bahwa sepanjang tahun 2024, klaim kesehatan asuransi jiwa meningkat 16,4% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 24,18 triliun.

Dengan kondisi ini, BCA Life terus berupaya menyesuaikan strategi agar dapat memberikan perlindungan maksimal kepada nasabah tanpa mengorbankan keseimbangan bisnis.

“Memasuki tahun 2025, kami semakin optimis dan berkomitmen untuk memperluas jangkauan perlindungan, termasuk pada produk asuransi kesehatan,” tutup Eva.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Tinggalkan Balasan