PasarSaham

Beternak Cuan: Prospek Saham Charoen Pokphand (CPIN) dan Japfa (JPFA)

78
beternak cuan prospek saham charoen pokphand (cpin) dan japfa (jpfa)
Potensi cuan besar di saham unggas! Saham CPIN dan JPFA direkomendasikan buy oleh Mirae Asset dengan target harga Rp6.250 dan Rp2.400. Simak analisis lengkapnya di sini!

JAKARTA, Bursa Nusantara Official – Harga anak ayam usia sehari (day old chicks/DOC) menunjukkan penguatan signifikan pada November 2024. Namun, harga ayam pedaging (broiler) sedikit terkoreksi dibandingkan bulan sebelumnya.

Dengan dinamika ini, bagaimana prospek saham unggulan di sektor unggas seperti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)?

Kinerja Harga DOC dan Broiler

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Saragih, melaporkan bahwa harga rata-rata DOC di Jawa Barat meningkat tajam sebesar 19,1% secara bulanan (mom) dan 43,6% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 6.908 per ekor.

Sebaliknya, harga broiler turun tipis 1,5% mom tetapi tetap naik 12,4% yoy, mencapai Rp 20.176 per kilogram.

Selama periode Januari-November 2024, harga rata-rata DOC mencapai Rp 5.939 per ekor, mencatat kenaikan 21,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, harga broiler mencatat kenaikan yang lebih moderat sebesar 1,3% yoy menjadi Rp 19.817 per kilogram.

Biaya Produksi: Jagung dan Bungkil Kedelai

Harga jagung domestik – bahan utama pakan ternak – tercatat sebesar Rp 6.114 per kilogram pada November 2024, naik 1,9% mom tetapi turun 13,9% yoy. Secara kumulatif, harga jagung pada Januari-November 2024 mengalami penurunan tipis sebesar 0,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, harga bungkil kedelai (soybean meal/SBM) pada November 2024 anjlok 8% mom dan 35,4% yoy menjadi US$292 per ton. Sepanjang Januari-November 2024, harga rata-rata SBM tercatat sebesar US$399 per ton, turun signifikan 22,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Rekomendasi Saham dan Potensi Keuntungan

Mirae Asset Sekuritas mempertahankan peringkat overweight untuk sektor unggas, menggarisbawahi potensi kenaikan yang menarik. Faktor-faktor pendukung meliputi pemulihan daya beli masyarakat, penurunan suku bunga, peningkatan aktivitas bisnis, serta dampak positif program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah.

Charoen Pokphand Indonesia (CPIN): Mirae merekomendasikan buy untuk saham CPIN dengan target harga Rp 6.250. Harga ini menunjukkan potensi kenaikan hingga 26% dari posisi terakhir di Rp 4.960.

Japfa Comfeed Indonesia (JPFA): Saham JPFA juga direkomendasikan buy dengan target harga Rp 2.400, memberikan potensi cuan hingga 24% dari harga saat ini di Rp 1.935.

Risiko Investasi

Beberapa risiko utama meliputi kemungkinan harga DOC dan broiler yang lebih rendah dari prediksi, pemulihan daya beli masyarakat yang lebih lambat dari perkiraan, serta kenaikan biaya produksi akibat fluktuasi harga jagung dan SBM. Selain itu, dampak dari program MBG yang tidak memenuhi ekspektasi juga menjadi faktor risiko tambahan.

Sektor unggas tetap menjanjikan dengan potensi keuntungan yang menarik, didukung oleh pemulihan daya beli dan program pemerintah. Dengan fundamental yang kuat, saham CPIN dan JPFA menawarkan peluang investasi yang solid bagi para investor yang ingin mengambil posisi di sektor ini.

Beternak Cuan: Prospek Saham Charoen Pokphand (CPIN) dan Japfa (JPFA) | Bursa Nusantara Official

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Grafik tidak tersedia karena JavaScript dinonaktifkan di browser Anda.
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version