JAKARTA, BursaNusantara.com – Harga Bitcoin mengalami penurunan tajam dalam satu bulan terakhir. Data menunjukkan, per 25 Februari 2025 pukul 10.30, harga Bitcoin tercatat sebesar US$92.255,70, turun 11,9% dari level tertingginya dalam beberapa bulan terakhir.
Penurunan ini memicu kekhawatiran di kalangan investor dan spekulan, namun juga membuka peluang bagi investor jangka panjang untuk membeli di harga rendah.
Penyebab Penurunan Harga Bitcoin
Tekanan Regulasi dan Sentimen Pasar
Menurut laman Cryptobriefing, penurunan harga Bitcoin disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor. Pertama, adanya tekanan regulasi yang semakin ketat di berbagai negara membuat para investor khawatir tentang masa depan pasar kripto.
Kedua, sentimen pasar global yang memburuk dan ketidakpastian ekonomi dunia turut menekan harga Bitcoin secara signifikan. Volatilitas harga yang tinggi ini mengingatkan kembali bahwa aset kripto sangat rentan terhadap fluktuasi tajam.
Peluang Profit Taking dari Investor Institusional
Selain faktor eksternal, aksi profit taking oleh fund besar juga turut memberikan tekanan. Setelah harga Bitcoin sempat mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, banyak investor institusional memilih untuk merealisasikan keuntungan mereka, sehingga mengakibatkan penurunan harga yang drastis.
Hal ini merupakan pola yang sudah berulang kali terjadi, di mana Bitcoin pulih setelah koreksi besar.
Panduan Investasi Bitcoin untuk Pemula
1. Pilih Platform Terdaftar di BAPPEBTI
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih aplikasi atau platform jual beli aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI. Pastikan aplikasi tersebut resmi dengan reputasi yang baik untuk menghindari risiko penipuan.
2. Unduh Aplikasi dan Daftar
Setelah memilih platform, unduh aplikasi dari Google Play Store atau Apple App Store. Lakukan proses pendaftaran dengan memasukkan data pribadi yang akurat, seperti email, nomor telepon, dan unggah dokumen identitas (KTP) serta foto selfie untuk verifikasi.
3. Deposit Dana dan Mulai Beli Bitcoin
Lakukan deposit dana ke akun yang telah diverifikasi melalui metode pembayaran yang tersedia, seperti transfer bank.
Setelah saldo terkonfirmasi, cari Bitcoin pada aplikasi dan tentukan jumlah yang ingin dibeli. Selalu periksa harga pasar saat itu sebelum melakukan pembelian.
4. Amankan Akun dengan Verifikasi Dua Faktor (2FA)
Aktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA) untuk menambahkan lapisan keamanan ekstra pada akun Anda.
Jangan pernah membagikan informasi login atau kunci pribadi kepada pihak manapun untuk menjaga keamanan aset kripto Anda.
5. Pantau Harga dan Gunakan Strategi Investasi yang Tepat
Pantau pergerakan harga Bitcoin melalui aplikasi dan website terpercaya. Bagi investor pemula, disarankan untuk menerapkan strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) dengan melakukan pembelian secara berkala, sehingga risiko fluktuasi harga dapat diminimalkan.
Strategi HODL (Hold On for Dear Life) juga bisa dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang.
6. Waspada Terhadap Phishing dan Scam
Selalu pastikan Anda mengakses platform melalui situs resmi dan hindari klik tautan yang mencurigakan. Waspadai email atau pesan yang meminta informasi pribadi atau kunci dompet Anda.
Penurunan harga Bitcoin sebesar 11,9% dalam satu bulan terakhir menciptakan peluang investasi bagi mereka yang ingin membeli di harga rendah.
Meskipun volatilitas pasar kripto tinggi, panduan investasi yang aman seperti memilih platform terdaftar, verifikasi 2FA, dan strategi DCA dapat membantu pemula mengelola risiko.
Dengan memahami dasar-dasar investasi dan tetap waspada terhadap penipuan, investor dapat memanfaatkan momen koreksi ini untuk mendapatkan potensi keuntungan di masa depan.
BursaNusantara.com akan terus mengupdate perkembangan pasar kripto dan menyediakan analisis mendalam agar para investor dapat membuat keputusan yang tepat dan bijaksana.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












