Geser Kebawah
BankKeuangan

BRI Peringkat 349 Dunia, Jawara Indonesia di Forbes Global 2000

48
×

BRI Peringkat 349 Dunia, Jawara Indonesia di Forbes Global 2000

Sebarkan artikel ini
BRI Peringkat 349 Dunia, Jawara Indonesia di Forbes Global 2000
BRI menempati posisi tertinggi di Indonesia dalam daftar Forbes Global 2000 tahun 2025, mencatat kinerja unggul di panggung internasional.

BRI Tunjukkan Kelas Dunia Lewat Forbes Global 2000

JAKARTA, BursaNusantara.com – Nama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDX:BBRI atau BRI kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung global setelah berhasil masuk dalam jajaran 2.000 perusahaan publik terbesar dunia versi Forbes Global 2000 tahun 2025.

Dalam daftar prestisius tersebut, BRI menempati peringkat ke-349 dunia sekaligus menjadi perusahaan publik dengan posisi tertinggi dari Indonesia.

Sponsor
Iklan

Forbes Global 2000 sendiri merupakan pemeringkatan tahunan bergengsi yang telah memasuki tahun ke-23, menilai ribuan korporasi publik dari berbagai negara.

Pemeringkatan dilakukan berdasarkan kombinasi empat indikator utama yaitu pendapatan, laba bersih, total aset, dan kapitalisasi pasar.

Dengan metodologi yang konsisten dan pengaruh global yang kuat, daftar ini kerap dijadikan barometer kekuatan perusahaan skala dunia.

Dominasi BRI di Kancah Internasional

Capaian BRI tahun ini tak hanya mempertegas perannya sebagai bank terbesar di dalam negeri, tapi juga sebagai salah satu institusi keuangan terkuat di dunia.

Dalam laporan resmi Forbes, BRI membukukan pendapatan sebesar USD 16,07 miliar sepanjang tahun.

Laba bersih yang dikantongi mencapai USD 3,8 miliar, sebuah angka yang mencerminkan efisiensi dan keberlanjutan model bisnis perseroan.

Tak hanya itu, total aset BRI tercatat sebesar USD 123,83 miliar dan nilai pasar sahamnya menyentuh USD 33,48 miliar.

Gabungan keempat indikator ini mengukuhkan posisi BRI sebagai pemimpin dalam sektor perbankan nasional sekaligus pemain tangguh di ranah global.

Apresiasi Kepada Insan BRILiaN

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi ini yang ia dedikasikan sepenuhnya kepada seluruh karyawan dan nasabah BRI.

Menurut Hery, capaian global ini tak lepas dari kontribusi optimal insan BRILiaN—sebutan bagi para pegawai BRI—yang terus menunjukkan loyalitas dan performa terbaiknya.

Ia juga menggarisbawahi peran penting nasabah setia yang telah menjadikan layanan BRI sebagai bagian dari kehidupan finansial mereka sehari-hari.

“Prestasi ini adalah milik bersama,” ujar Hery sambil menegaskan komitmen perusahaan untuk tetap tumbuh secara berkelanjutan.

Hery menyebut pengakuan dari Forbes menjadi motivasi baru bagi seluruh elemen BRI untuk terus melahirkan inovasi dan memperkuat transformasi digital.

Transformasi Menuju Universal Banking

Menghadapi dinamika ekonomi global yang kian kompleks, Hery menjelaskan bahwa BRI telah memetakan langkah strategis jangka panjang melalui pendekatan universal banking.

Transformasi ini dirancang agar BRI dapat melayani seluruh spektrum kebutuhan nasabah dari berbagai segmen.

BRI tak lagi hanya fokus pada sektor UMKM, namun juga merambah layanan untuk nasabah ritel dan korporasi besar secara menyeluruh.

Dengan pendekatan ini, BRI menargetkan posisi sebagai bank yang tak hanya relevan di Indonesia tetapi juga kompetitif di level global.

Transformasi tersebut juga mencakup digitalisasi layanan, efisiensi internal, dan ekspansi portofolio produk yang lebih inklusif.

Indonesia di Panggung Global

Tak hanya BRI, sebanyak 11 perusahaan asal Indonesia juga berhasil masuk dalam daftar Forbes Global 2000 tahun ini.

Di posisi ke-408, Bank Mandiri turut mengukuhkan statusnya sebagai bank papan atas Indonesia.

Bank Central Asia (BCA) menyusul di posisi ke-482, sedangkan Telkom Indonesia berada di peringkat ke-1.003.

Adapun Bank Negara Indonesia (BNI) bertengger di posisi ke-1.064, menunjukkan performa konsisten di sektor perbankan nasional.

Nama-nama baru seperti Bayan Resources (1.220) dan Amman Mineral Internasional (1.436) menambah warna sektor energi dan tambang.

Tak kalah penting, sektor manufaktur dan properti juga unjuk gigi melalui Chandra Asri Petrochemical (1.685) dan Lippo Karawaci (1.998).

Perusahaan teknologi dan data center DCI Indonesia bahkan ikut menyumbang kebanggaan nasional dengan peringkat ke-1.923.

Relevansi Strategi dan Konsistensi BRI

Kinerja BRI yang menonjol tak hanya berbicara soal angka, namun mencerminkan arah strategi jangka panjang yang konsisten.

Dalam beberapa tahun terakhir, BRI telah melakukan diversifikasi bisnis dan memperluas jangkauan layanan secara terukur.

Fokus pada pembiayaan inklusif serta perluasan digital banking menjadi senjata utama perusahaan menghadapi ketidakpastian global.

Kemampuan BRI dalam menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan misi sosial ekonomi merupakan diferensiasi tersendiri.

Di tengah tekanan suku bunga global dan gejolak geopolitik, BRI tetap mampu mencetak pertumbuhan berkelanjutan.

Komitmen Berkelanjutan ke Depan

Menurut Hery Gunardi, peringkat yang diraih dalam Forbes Global 2000 bukan tujuan akhir, melainkan pijakan awal untuk lompatan berikutnya.

BRI tetap berambisi untuk meningkatkan kapabilitas layanan, memperkuat daya saing, serta memperluas eksistensinya di pasar internasional.

Inovasi berbasis teknologi, literasi keuangan, dan keberpihakan pada sektor produktif nasional akan tetap menjadi prioritas utama BRI.

“Pencapaian ini bukan hanya prestasi, tapi panggilan untuk tanggung jawab lebih besar di masa depan,” tegas Hery dengan penuh semangat.

Dengan posisi strategis sebagai perusahaan publik nomor satu di Indonesia, BRI terus menegaskan identitasnya sebagai institusi keuangan masa depan.

BRI tidak sekadar bertumbuh, tapi hadir untuk membentuk wajah baru perbankan Indonesia yang relevan, adaptif, dan tak tertandingi di pentas global.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.