BankKeuangan

BRI Siap Dorong UMKM Melalui Microfinance Outlook 2025

102
bri siap dorong umkm melalui microfinance outlook 2025 kompres
BRI Microfinance Outlook 2025 di ICE BSD, bahas strategi inklusi keuangan untuk UMKM menuju ekonomi inklusif. Hadirkan tokoh nasional & pakar global.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) siap kembali menyelenggarakan BRI Microfinance Outlook 2025. Acara ini akan berlangsung pada 30 Januari 2025 di International Convention Exhibition (ICE) BSD City.

Event ini menjadi platform strategis untuk mengupas peluang dan tantangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fokusnya adalah mendukung ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

BRI Microfinance Outlook telah menjadi acara tahunan yang ditunggu-tunggu. Dengan tema Empowering the People’s Economy: A Pillar for Achieving Inclusive & Sustainable Growth, BRI menegaskan komitmennya mendukung UMKM sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Fokus Utama: Peran UMKM dalam Pertumbuhan Ekonomi

UMKM memegang peran strategis dalam struktur perekonomian Indonesia. Kontribusi UMKM mencapai lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

BRI terus memperkuat kontribusi kredit mikro untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Data menunjukkan multiplier effect kredit BRI mencapai 0,05. Angka ini lebih tinggi dibandingkan kredit industri yang hanya mencapai 0,03.

Hal ini membuktikan bahwa dukungan terhadap UMKM memberikan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam acara ini, tokoh-tokoh penting akan hadir, seperti Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Direktur Utama BRI Sunarso.

Diskusi Mendalam: Strategi dan Tantangan UMKM

Acara ini akan dibuka oleh Direktur Utama BRI, Sunarso, dengan pidato pembukaan. Menteri Keuangan RI Sri Mulyani juga akan memberikan keynote speech.

Sesi Pertama: “Inklusi Keuangan sebagai Strategi Utama Menghadapi Jebakan Kelas Menengah”

Albert Francis Park, Rachmat Pambudy, dan Brooke Patterson akan berbagi pandangan dalam sesi ini. Fokus diskusi meliputi:

  • Prediksi pasar global dan dampaknya terhadap Indonesia.
  • Strategi utama peningkatan keuangan mikro untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
  • Peran pemerintah dalam meningkatkan akses keuangan bagi UMKM.

Rachmat Pambudy akan menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan institusi keuangan. Brooke Patterson akan membahas solusi mengatasi tantangan akses keuangan bagi masyarakat yang belum terlayani.

Sesi Kedua: “Kunci Sukses Meningkatkan Pertumbuhan Inklusif di Negara Berkembang”

Paul Romer akan memberikan wawasan tentang:

  • Inovasi sebagai kunci meningkatkan produktivitas UMKM.
  • Integrasi teknologi dalam layanan keuangan mikro.
  • Kolaborasi antara lembaga keuangan lokal untuk menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan.

Romer juga akan memberikan rekomendasi kebijakan untuk mendukung pertumbuhan inklusif. Hal ini diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi pelaku UMKM, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya.

Komitmen BRI terhadap Ekonomi Kerakyatan

Sebagai bank terbesar yang fokus pada pembiayaan UMKM, BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekonomi kerakyatan.

Dengan memperluas akses keuangan mikro, BRI berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.

BRI Microfinance Outlook 2025 diharapkan mampu menjadi katalisator ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui acara ini, BRI ingin mengajak semua pihak untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju yang berdaya saing di kancah global.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version